GOWA — Kapolresta Gowa, Kombes Pol. Dr. H. Muh. Yusuf Usman, S.H., S.I.K., M.T., CIPA, mengajak para jamaat Gereja GPIB Kana Tojeng Aspol Batang Kaluku, Kabupaten Gowa, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di lingkungan masing-masing.
Ajakan tersebut disampaikan dalam kegiatan Minggu Kasih Polresta Gowa bersama jemaat, Minggu (1/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Kapolresta Gowa menegaskan bahwa menjaga keamanan bukan hanya tanggung jawab kepolisian, melainkan tugas bersama seluruh elemen masyarakat.
Ia berharap jemaat gereja dapat menjadi mitra Polri dalam menciptakan lingkungan yang aman, damai, dan kondusif, mulai dari keluarga, lingkungan tempat tinggal, hingga lingkungan sekolah.
Kapolresta juga menyoroti pentingnya peran orang tua sebagai garda terdepan dalam mengawasi serta membimbing anak-anak.
Menurutnya, komunikasi yang terbuka antara orang tua dan anak menjadi kunci untuk mencegah generasi muda terjerumus ke dalam berbagai bentuk kejahatan dan kenakalan.
“Kami mengajak para orang tua untuk tidak hanya memberi nafkah, tetapi juga hadir dalam kehidupan anak. Kenali pergaulannya, perhatikan perubahan sikapnya, dan bangun komunikasi yang hangat. Anak yang merasa didengar dan diperhatikan keluarganya akan lebih kuat menolak ajakan negatif,” ungkap Kapolresta Gowa.
Lebih lanjut, Kapolresta mengingatkan bahaya penyalahgunaan narkoba, geng motor, tawuran, perundungan, hingga penipuan yang kini semakin mudah menjangkau anak dan remaja. Ia berharap kolaborasi antara Polri, gereja, keluarga, sekolah, dan masyarakat dapat memperkuat benteng perlindungan bagi anak-anak di Kabupaten Gowa.
Melalui program Minggu Kasih, Polresta Gowa ingin menghadirkan polisi yang humanis, dekat dengan masyarakat, dan siap mendengarkan aspirasi warga.
Kapolresta Gowa juga mengajak seluruh jemaat menjadikan nilai-nilai iman dan kepedulian sebagai modal bersama dalam mewujudkan Gowa yang aman, tertib, dan harmonis.
Program ini sejalan dengan pendekatan Polri dalam membangun kemitraan dengan tokoh agama dan masyarakat untuk pencegahan gangguan Kamtibmas sejak dini. (*)


