MAKASSAR — Tidak berhenti pada apel pagi, Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Sulawesi Selatan langsung melanjutkan rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 dengan menggelar pameran alat khusus dan kendaraan operasional di halaman Mako Ditlantas, Jalan A.P. Pettarani, Makassar, Selasa (22/9/2026).
Dirlantas Polda Sulsel Kombes Pol. Pria Budi bersama Wadirlantas AKBP Erwin Syah turun langsung meninjau stan pameran yang menampilkan sederet perangkat canggih pendukung tugas kepolisian lalu lintas.
Dalam penanganan Kecelakaan Dipamerkan
Salah satu daya tarik utama pameran adalah sepasang pemindai laser tiga dimensi, yakni FARO 3D Laser Scanner dan Leica 3D Laser Scanner.
Kedua alat ini digunakan untuk mendokumentasikan, mengukur, dan memetakan lokasi kejadian secara presisi, terutama dalam olah tempat kejadian perkara (TKP) kecelakaan lalu lintas.

“Dengan teknologi ini, kami bisa merekonstruksi lokasi kejadian dalam bentuk digital tiga dimensi, sehingga analisis penyebab kecelakaan menjadi lebih akurat dan cepat,” jelas Dirlantas saat memberikan keterangan di lokasi.
Selain itu, Ditlantas juga memamerkan Drone TAA yang berfungsi untuk pemantauan dan dokumentasi dari udara, mobil derek untuk evakuasi kendaraan, serta mobil Hiace khusus olah TKP laka yang dilengkapi peralatan pendukung penyelidikan di lapangan.
Tidak hanya alat teknis, pameran juga menampilkan berbagai kendaraan dinas operasional yang sehari-hari digunakan dalam patroli, pengawalan, pengaturan, dan penjagaan lalu lintas di wilayah Sulsel.
Melalui pameran ini, Ditlantas Polda Sulsel ingin menunjukkan kesiapan sarana dan prasarana dalam memberikan pelayanan, penanganan kecelakaan, pengamanan, serta pemeliharaan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas.
“Ini bukti bahwa kami tidak hanya berbicara soal penegakan hukum, tetapi juga investasi pada teknologi dan sumber daya yang mampu menyelamatkan nyawa,” ujar Dirlantas.
Momentum Modernisasi Polantas Sulsel
Pameran ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkenalkan wajah baru Polantas Sulsel yang semakin modern, presisi, dan humanis.

Penggunaan teknologi seperti laser scanner dan drone menandai pergeseran dari pendekatan konvensional menuju penanganan kecelakaan berbasis data dan bukti digital.
Hal ini sejalan dengan tema Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71, “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri”, yang menekankan bahwa keberhasilan tidak lagi diukur dari jumlah kegiatan, melainkan dari dampak nyata bagi keselamatan masyarakat.
Dengan perangkat mutakhir ini, Ditlantas Polda Sulsel berharap dapat mempercepat proses olah TKP, meningkatkan akurasi penyelidikan, dan pada akhirnya menekan angka kecelakaan lalu lintas di Sulawesi Selatan. (*)


