JAKARTA – Kepedulian Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri terhadap korban kecelakaan lalu lintas diwujudkan melalui pemberian alat bantu bagi dua pengemudi ojek online yang mengalami keterbatasan fisik.
Bantuan tersebut diserahkan dalam rangkaian peringatan Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-71 di Jakarta, Jumat (25/9/2026).
Dua penerima bantuan itu ialah Deni, warga Cipondoh, Tangerang, dan Benny Harlapan.
Deni menerima bantuan berupa kaki palsu, sementara Benny mendapatkan kursi roda. Keduanya merupakan penyintas kecelakaan lalu lintas yang harus menjalani amputasi.
Bagi Deni, kaki palsu yang diterimanya bukan sekadar alat bantu, melainkan sarana untuk menunjang kembali aktivitas sehari-hari, termasuk pekerjaannya sebagai pengemudi ojek online.
“Saya penerima kaki palsu. Mudah-mudahan alat ini bisa membantu dan menyempurnakan aktivitas saya sebagai pengemudi ojek online,” ujar Deni.
Deni menuturkan, kecelakaan tunggal yang dialaminya pada 2008 mengakibatkan salah satu kakinya harus diamputasi. Namun, kondisi tersebut tidak menghentikannya untuk tetap bekerja dan berusaha memenuhi kebutuhan keluarga.
Ia mengaku telah menjalani profesi sebagai pengemudi ojol selama hampir 11 tahun. Menurutnya, bantuan dari Korlantas dapat membuat aktivitasnya menjadi lebih mudah.
“Dengan kaki palsu ini, saya berharap bisa lebih leluasa melayani masyarakat yang membutuhkan jasa ojek online,” katanya.
Bantuan serupa juga diterima Benny Harlapan. Ia memperoleh kursi roda setelah mengalami kecelakaan pada Desember 2015. Akibat kecelakaan tersebut, Benny kemudian menjalani amputasi pada November 2016.
Benny menyampaikan apresiasi atas perhatian Korlantas Polri kepada korban kecelakaan lalu lintas yang mengalami keterbatasan fisik.
“Alhamdulillah, Korlantas peduli kepada kami dengan memberikan alat bantu berupa kursi roda,” ucap Benny.
Ia berharap kepedulian terhadap korban kecelakaan dapat terus dikembangkan. Menurut Benny, masih banyak penyintas kecelakaan yang membutuhkan dukungan agar dapat kembali menjalani kehidupan secara mandiri.
“Mudah-mudahan ke depan bantuan seperti ini semakin baik dan bisa menjangkau lebih banyak rekan yang mengalami keterbatasan akibat kecelakaan lalu lintas,” tuturnya.
Deni dan Benny juga mengajak para korban kecelakaan lalu lintas untuk tetap optimistis. Keduanya menilai dukungan keluarga dan perhatian dari berbagai pihak menjadi modal penting untuk bangkit.
“Apalagi kita memiliki keluarga. Karena itu, kita harus tetap optimistis dan bersemangat,” kata Deni. (*)


