Close Menu
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, Oktober 5
  • Redaksi
  • Home
Facebook X (Twitter) LinkedIn VKontakte
LANTAS INFOLANTAS INFO
Banner
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Home»Nasional»EDITORIAL: Koordinasi Mudik Nataru: Kesiapan dan Antisipasi
Nasional

EDITORIAL: Koordinasi Mudik Nataru: Kesiapan dan Antisipasi

Lantas InfoBy Lantas InfoDesember 23, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Share
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link

JAKARTA– Selasa (23/12), di  Ruang Planar Lantai II Gedung NTMC Korlantas Polri menjadi saksi koordinasi tingkat tinggi,  Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dan Dirut PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono memantau arus lalu lintas tol secara langsung.

Hasil sementara, arus masih aman, lancar, terkendali dan menjadi sebuah berita baik menjelang puncak mudik Natal dan Tahun Baru.

Namun, di balik euforia “alhamdulillah” dari Menhub, kegiatan tersebut tak hanya jadi  ritual tahunan melainkan fondasi nyata untuk mencegah tragedi.

Koordinasi lintas sektoral memang krusial, seperti yang ditegaskan Menhub, evaluasi  ini menjanjikan antisipasi kepadatan di puncak arus.

Strategi rekayasa lalu lintas dan pengaturan optimal di janjikan untuk merata ke seluruh pengguna jalan.

Tapi, pengalaman mudik tahun-tahun sebelumnya mengajarkan pelajaran pahit kemacetan ekstrem, kecelakaan fatal, dan keluhan infrastruktur yang tak kunjung usai.

Tol Trans-Jawa yang megah pun kerap jadi neraka saat libur panjang, akibat overload kendaraan dan minimnya inovasi seperti rest area pintar atau sistem one-way dinamis.

Pemerintah berhak bangga atas kesiapan ini, tapi warganya berhak menuntut lebih. Antisipasi verbal harus diterjemahkan ke aksi konkret: transparansi data real-time via aplikasi publik, penegakan disiplin pengemudi lewat razia ketat, dan investasi jangka panjang di infrastruktur arteri non-tol yang sering terabaikan.

Jika koordinasi elite ini hanya berhenti di pemantauan layar, mudik 2025 berisiko jadi bencana berulang.

Saatnya membuktikan agar perjalanan pulang kampung tak lagi jadi ujian bertahan hidup. (*)

Ditlantas Polda Sulsel
Share. Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Previous ArticleKapolda Sulsel dan Kasatgas Preemtif Mabes Polri Tinjau  Pospam Lilin 2025 Siap Hadapi 450.000 Pemudik
Next Article Hari ke-3 Operasi Lilin Pallawa 2025: Tambal Sulam Darurat Jalan MH Thamrin: Kolaborasi Satlantas Polres Bone Cegah Tragedi Mudik Nataru

Berita Lainnya

ANALISIS: “Polisi Bersama Masyarakat”, Konsistensi Dipertaruhkan, 100 Hari Kerja Kapolri!

Oktober 4, 2026

Korlantas Polri Siapkan Kendaraan Almatsus untuk Tindak Truk ODOL

Oktober 1, 2026

Korlantas Polri Buka Layanan Blokir ETLE di Samsat

September 30, 2026
Berita Terbaru

ANALISIS: “Polisi Bersama Masyarakat”, Konsistensi Dipertaruhkan, 100 Hari Kerja Kapolri!

Oktober 4, 2026

Irjen Pol. Awal Chairuddin Resmi Jabat Kapolda Sulsel

Oktober 3, 2026

Nyonya Jenderal Pol. Suyudi Ario Seto Juga Alumni AKPOL 94

Oktober 3, 2026

500 Ojol dan Warga Dapat BBM Gratis Sat Brimob Polda Sulsel

Oktober 2, 2026
  • HUKUM

Ditlantas Polda Sulsel Matangkan Persiapan Penerapan Zero ODOL 2027

September 23, 2026

Operasi Dua Pekan, Satlantas Polrestabes Makassar Amankan 355 Motor; Busur dan Ketapelpun Disita

September 7, 2026

Jaga Kamtibmas, Polres Gowa Bakal Berantas Perjudian

September 4, 2026

Update Data Laka Lantas Kini Tampil di Papan Informasi Digital Ditlantas Sulsel, Keluar dari Zona Merah!

September 1, 2026
Copyright © 2017. LANTAS INFO RhynaldKing.
  • Redaksi
  • Home

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.