Close Menu
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, Oktober 16
  • Redaksi
  • Home
Facebook X (Twitter) LinkedIn VKontakte
LANTAS INFOLANTAS INFO
Banner
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Home»Nasional»Korlantas Polri Siapkan Kendaraan Almatsus untuk Tindak Truk ODOL
Nasional

Korlantas Polri Siapkan Kendaraan Almatsus untuk Tindak Truk ODOL

Lantas InfoBy Lantas InfoOktober 1, 2026Updated:Oktober 1, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Share
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link

JAKARTA – Penindakan terhadap kendaraan over dimension over loading atau ODOL memasuki tahap baru.

Korps Lalu Lintas Polri menyiapkan kendaraan penegakan hukum bergerak yang dilengkapi perangkat pemeriksaan berbasis teknologi.
Kesiapan kendaraan tersebut diperiksa langsung oleh Kepala Korlantas Polri Irjen Pol Wibowo di Lapangan NTMC Polri, Jakarta, Kamis (1/10/2026).

Pemeriksaan itu dilakukan untuk memastikan seluruh perangkat dapat digunakan secara optimal dalam mendeteksi dan menindak pelanggaran dimensi serta muatan kendaraan.
Dalam kegiatan tersebut, Kakorlantas didampingi Dirgakkum Korlantas Polri Brigjen Pol I Made Agus Prasetya dan Penata Kebijakan Kapolri Utama TK II Korlantas Polri Brigjen Pol Aries Syahbudin.

Irjen Pol Wibowo menjelaskan, kendaraan tersebut merupakan bagian dari alat material khusus atau almatsus penegakan hukum lalu lintas.

Mobil itu dirancang untuk mendukung pemeriksaan secara bergerak, terutama terhadap angkutan barang yang melebihi batas dimensi maupun kapasitas muatan.

“Almatsus ini akan digunakan untuk kegiatan penegakan hukum tindak pidana lalu lintas secara bergerak, khususnya dengan sasaran pelanggaran over dimension dan over loading,” kata Wibowo.

Penggunaan kendaraan bergerak dinilai dapat memperluas jangkauan pengawasan. Dengan dukungan teknologi, pemeriksaan tidak hanya dilakukan melalui razia di lokasi tertentu, tetapi juga dapat diarahkan ke wilayah yang memiliki tingkat pelanggaran ODOL tinggi.

ODOL bukan sekadar persoalan administrasi kendaraan. Truk dengan ukuran dan muatan berlebih berisiko mengganggu stabilitas kendaraan, memperpanjang jarak pengereman, memicu kecelakaan, serta mempercepat kerusakan jalan.

Dilengkapi kamera dan teknologi penimbang
Kendaraan penegakan hukum tersebut dilengkapi sejumlah perangkat. Kamera Automatic Number Plate Recognition atau ANPR digunakan untuk membaca nomor registrasi kendaraan.

Selain itu, tersedia kamera untuk mengidentifikasi jumlah sumbu dan dimensi kendaraan. Kamera pengawas juga dipasang untuk merekam seluruh proses pemeriksaan di lapangan.

Perangkat lain yang menjadi bagian penting adalah Weight in Motion atau WIM. Teknologi ini memungkinkan petugas memeriksa berat dan karakteristik kendaraan ketika melintas.
Seluruh perangkat tersebut telah diintegrasikan dengan sistem Electronic Traffic Law Enforcement atau ETLE Nasional.

Integrasi ini memungkinkan data hasil pemeriksaan, rekaman kamera, dan informasi kendaraan dikelola sebagai bagian dari proses penegakan hukum berbasis elektronik.
Korlantas berharap sistem tersebut dapat membuat pemeriksaan berlangsung lebih cepat, terukur, dan memiliki dukungan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.

“Pemeriksaan dan penindakan pelanggaran atau tindak pidana di bidang lalu lintas akan semakin cepat, mudah, serta didukung bukti yang kuat,” ujar Wibowo.

Korlantas Polri menyiapkan lima kendaraan almatsus bergerak untuk mendukung penindakan ODOL. Satu unit akan digunakan langsung oleh Korlantas Polri, sedangkan empat kendaraan lainnya didistribusikan ke Polda Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, dan Bali.

Distribusi tersebut mempertimbangkan wilayah yang dinilai memiliki potensi pelanggaran over dimension dan over loading. Sebelumnya, penindakan ODOL juga telah dikembangkan melalui kombinasi ETLE dan WIM di sejumlah ruas jalan.

Tidak hanya menyiapkan peralatan, Korlantas juga memberikan pelatihan kepada personel yang akan mengoperasikan kendaraan tersebut.

Materi pelatihan meliputi penggunaan perangkat, aplikasi pendukung, prosedur pemeriksaan, hingga mekanisme penindakan.
Mengejar kepatuhan, bukan sekadar jumlah tilang

Kakorlantas mengingatkan pengusaha angkutan, asosiasi transportasi, dan pengemudi agar mematuhi ketentuan mengenai dimensi serta muatan kendaraan.

Menurutnya, keberhasilan program penindakan ODOL tidak semata-mata diukur dari banyaknya pelanggaran yang ditindak. Sasaran utamanya adalah mendorong perubahan perilaku dan meningkatkan kepatuhan pelaku usaha angkutan.

“Targetnya bukan hanya meningkatkan jumlah pelanggaran yang ditindak, tetapi mendorong kepatuhan terhadap keselamatan lalu lintas menuju Zero ODOL 2027,” kata Wibowo.

Langkah ini menegaskan bahwa penanganan ODOL mulai diarahkan pada pengawasan yang lebih terukur.

Teknologi tidak hanya berfungsi sebagai alat pendeteksi, tetapi juga menjadi dasar untuk membangun penegakan hukum yang transparan, konsisten, dan berorientasi pada keselamatan pengguna jalan. (*)

Ditlantas Polda Sulsel
Share. Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Previous ArticleKOLOM: Hari Kesaktian Pancasila, Dalam keadaan Darurat Saat Korupsi Lebih Sakti dari Nilai Bangsa!
Next Article Breaking News: Pemrov Sulsel Kembali Berikan Diskon Pajak Kendaraan 50 Persen dan Bebas Denda 100 Persen

Berita Lainnya

Kakorlantas Polri: Tugas Polantas Harus Berdampak Nyata

Oktober 15, 2026

TAJUK: Dibalik Rekam Jejak Brigjen Pol. Aries Syahbudin Hingga ke Kursi Kakorlantas Polri

Oktober 13, 2026

Brigjen Pol. I Made Agus Prasatya Jabat Dirregident Korlantas Polri

Oktober 11, 2026
Berita Terbaru

“Polisi Bersama Masyarakat”, Subdit Gakkum Ditlantas Polda Sulsel Kembali Berbagi

Oktober 16, 2026

EDITORIAL: Kakorlantas Polri Tegas, ” Pelaku Pungli, Copot Hari Itu Juga”

Oktober 16, 2026

Kapolda Sulsel: Personel Kepolisian Lalulintas Hadir sebagai Solusi Kemacetan

Oktober 16, 2026

Kakorlantas Polri: Tugas Polantas Harus Berdampak Nyata

Oktober 15, 2026
  • HUKUM

Kapolda Sulsel Kunjungi Brimob: Pahami Perkembangan Strategis, Regional Maupun Global

Oktober 15, 2026

Diduga Sabu Terselip di Saku Jaket, Pria di Keera Diamankan Satlantas Polres Wajo

Oktober 12, 2026

Polrestabes Makassar Sita 340 Motor, 245 Knalpot Brong, Ringkus 19 Remaja Tawuran

Oktober 8, 2026

Ditlantas Polda Sulsel Matangkan Persiapan Penerapan Zero ODOL 2027

September 23, 2026
Copyright © 2017. LANTAS INFO RhynaldKing.
  • Redaksi
  • Home

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.