Close Menu
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Home»Hukum»Minggu Pertama Operasi Zebra Marano 2022 Sulbar, Pelanggar Didominasi Pelajar & Mahasiswa
Hukum

Minggu Pertama Operasi Zebra Marano 2022 Sulbar, Pelanggar Didominasi Pelajar & Mahasiswa

By October 10, 2022No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Share
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link

MAMUJU– Minggu pertama pelaksanaan Operasi Zebra 2022 yang serentak dilakukan, dijajaran kepolisian, terbilang sukses dengan pola penanganan preemtif dan preventif dengan teguran secara humanis.

Seperti halnya dengan kegiatan Operasi Zebra Marano 2022 yang dihelat jajaran Polda Sulawesi Barat (Sulbar), berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan oleh Korlantas Polri.

Hal itu terlihat pada hasil analisa dan evaluasi (Anev) Operasi Zebra Marano 2022 yang dipimpin oleh Ka Anev Ops zebra Marano 2022, AKP Restu Indra P., S.T., M.Si

“Dari Hasil Anev Operasi Zebra Marano 2022 Minggu pertama tercatat secara umum, pelaksanaan giat ops 2022 tiap Satgas Dan jajaran mengalami peningkatan dibanding 2021,” ucap Ka Anev Operasi Zebra Marano 2022, Senin (10/10/22).

Dijelaskan, jumlah penindakan pelanggaran 2022 meningkat dibanding Tahun 2021 berdasarkan hasil operasi yang digelar selama tujuh hari.

“Para pelanggar didominasi kendaraan sepeda motor (roda dua), usia pelanggar 16 hingga 20 tahun dengan profesi pelajar dan mahasiswa,” beber Kasi STNK Ditlantas Polda ini.

“Sementara dari data yang dihimpun menyebutkan, jumlah kejadian Kecelakaan lalulintas (lakalantas) Tahun 2022 juga alami peningkatan dibanding Tahun 2021 dan didominasi kendaraan sepeda motor, usia pelaku 22 hingga 29 tahun,” tambahnya.

Untuk penindakan Electronic Traffic Law Enforcement ( ETLE) mobile, dari 50 Surat konfirmasi yang dikirim ke alamat pelanggar, baru *1 (satu) pelanggar yang melakukan konfirmasi.

“Hal ini diperkirakan Karena masih tahap SOSIALISASI sehingga para pelanggar tidak melakukan konfirmasi,” ucap AKP Restu Indra P., S.T., M.Si. (*)

Ditlantas Polda Sulsel
Share. Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram

Related Posts

Antrean BBM Mengular, Polresta Gowa Turunkan Sabhara dan Satlantas

September 11, 2026

Polantas KARIB Jadi Sarana Edukasi Keselamatan Lalu Lintas bagi Pelajar

September 10, 2026

KOLOM: Panic Buying atau Panic Trust? Di Balik Narasi Antrian BBM di Sulsel!

September 10, 2026
LANTAS INFO
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Telegram
© 2026 LANTAS INFO RhynaldKing.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.