Close Menu
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, September 22
  • Redaksi
  • Home
Facebook X (Twitter) LinkedIn VKontakte
LANTAS INFOLANTAS INFO
Banner
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Home»Nasional»Operasi Zebra Pallawa-2023 Berakhir, ETLE Efektif Tertibkan Masyarakat Fatalitas Lakalantas Turun 51 Persen
Nasional

Operasi Zebra Pallawa-2023 Berakhir, ETLE Efektif Tertibkan Masyarakat Fatalitas Lakalantas Turun 51 Persen

Lantas InfoBy Lantas InfoSeptember 18, 2023Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Share
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link

 MAKASSAR– Operasi Zebra Pallawa 2023 Polda Sulawesi Selatan (Sulsel), mampu menekan pelanggaran dan kecelakaan lalu lintas (laka lantas).

Hal tersebut disampaikan Kapolda Sulsel, Irjen Pol Drs.  Setyo Boedi Moempoeni Harso saat membacakan  hasil analisa dan evaluasi (anev) di seluruh wilayah Polda Sulsel, Senin (18/9/2023),.di Aula Biru Ditlantas Polda Sulsel.

“Operasi Zebra Pallawa 2023, menunjukkan pelanggaran dan laka lantas menurun signifikan yakni 51 persen. Kegiatan yang di mulai sejak tanggal, 4 – 17 September 2023 tersebut, di nilai dapat menurunkan angka laka lantas serta mengurangi pelanggaran lalu lintas di jalan raya,” ucap kapolda.

Sementara itu, Direktur Lalu Lintas (Dirlantas) Polda Sulsel, Kombes Pol Dr. I Made Agus Prasatya, S.I.K,  M.Hum usai melakukan anev Operasi Zebra Pallawa 2023, yang digelar di Ditlantas Polda Sulsel, Senin (18/09/2023) menambahkan, Operasi Zebra Pallawa 2023  merupakan operasi khusus dalam rangka mewujudkan keamanan, ketertiban dan kelancaran berlalu lintas.

“Di mana sasaran utamanya adalah untuk meningkatkan disiplin atau ketaatan hukum masyarakat di jalan,” tegas Dirlantas Polda Sulsel.

Diakui, cara bertindak yang dikedepankan adalah kegiatan edukatif, persuasif dan penegakan hukum yang humanis, dengan memanfaatkan ETLE atau electronic traffic law envorcement, dan teguran simpatik.

“Berdasarkan hasil anev sampai hari terakhir tanggal, 17 September 2023, secara menyeluruh  pelaksanaan operasi berjalan lancar dan cukup berhasil. Demikian hasil analisa data, mampu menurunkan pelanggaran dan laka lantas. Penurunan cukup signifikan yakni sebanyak 242 kejadian atau turun 51 persen”, ujar Made Agus.

Diungkapkan Made Agus, keberhasilan operasi ini tidak lepas dari peningkatan aktifitas kegiatan jajarannya, baik tindakan preemtif, preventif maupun refresif.

“Dimana giat pre-emtif meningkat sebanyak 38.782 kegiatan, atau 25 persen, jika dibandingkan operasi tahun 2022 sebanyak 29.215, baik melalui media cetak, elektronik, medsos, spanduk dan leaflet,” jelas Dirlantas.

Sementara giat preventif meningkat 31.272 dari tahun 2022 yakni 28.522 giat, tindakan refresif atau penegakan hukum  (gakkum) cenderung menurun.

“Dari hasil anev menunjukkan, bahwa kehadiran petugas kepolisian di lapangan dan sekedar imbauan, dinilai tidak cukup berarti dalam upaya mencegah terjadinya laka lantas dengan korban fatalitas.  Sebab, yang paling menentukan adalah perilaku pengguna jalan itu sendiri,” tutur Made Agus.

“Penegakan hukum langsung atau tilang di tempat memang kita kurangi, kita lebih  mengedepankan tilang elektronik atau ETLE, mengingat saat ini sudah memasuki tahun politik di mana eskalasi kamtibmas meningkat dan Polri sangat membutuhkan dukungan, kepercayaan dan kerjasama yang baik dengan seluruh komponen masyarakat,” tambahnya.

Ditambahkan, hasil anev tersebut juga menunjukkan tilang elektronik sangat efektif menyadarkan masyarakat untuk patuh dan tertib berlalu lintas. Tilang elektronik memberikan dampak positif, baik bagi masyarakat maupun kepolisian. Masyarakat menjadi disiplin dan patuh ketika berkendara.

Sementara, kepolisian tidak memiliki citra buruk terkait pungli.

“Selain mencegah pelanggaran lalu lintas, tilang elektronik juga memberikan efek jera. Hal ini karena masyarakat akan merasa selalu diawasi melalui CCTV, meskipun tidak ada polisi yang berjaga, baik itu di lampu merah maupun di sepanjang jalan,” pungkas Dirlantas Polda Sulsel.

Share. Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Previous ArticleSatlantas Polres Jeneponto Distribusi Air Bersih di Dua Dusun
Next Article Polwan Ditlantas Polda Sulsel Bagi Buku di Rumah Cerdas Bhabinkamtibmas Masale

Berita Lainnya

Jelang HUT ke-71, Pataka Korlantas Dicuci

September 16, 2026

ETLE dan PNBP: Korlantas Perkuat Transparansi Tilang Elektronik

September 16, 2026

Polantas KARIB Jadi Sarana Edukasi Keselamatan Lalu Lintas bagi Pelajar

September 10, 2026
Berita Terbaru

Hari Jadi Lalulintas Bhayangkara ke-71: Setetes Darah untuk Negeri, Personel Ditlantas Polda Sulsel Donor Darah Bareng

September 21, 2026

Ditlantas Polda Sulsel Sasar Anak Panti & Warga Kurang Mampu Sambut Hari Jadi Lalulintas Bhayangkara ke-71

September 18, 2026

TAJUK: Menakar Makna “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri”

September 17, 2026

Jelang HUT ke-71, Pataka Korlantas Dicuci

September 16, 2026
  • HUKUM

Operasi Dua Pekan, Satlantas Polrestabes Makassar Amankan 355 Motor; Busur dan Ketapelpun Disita

September 7, 2026

Jaga Kamtibmas, Polres Gowa Bakal Berantas Perjudian

September 4, 2026

Update Data Laka Lantas Kini Tampil di Papan Informasi Digital Ditlantas Sulsel, Keluar dari Zona Merah!

September 1, 2026

Kapolresta Gowa Bakal Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan

Agustus 26, 2026
Copyright © 2017. LANTAS INFO RhynaldKing.
  • Redaksi
  • Home

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.