LANTASINFO– Cuaca ekstrem seperti hujan deras di Makassar belakangan ini sering memicu insiden pohon tumbang dan genangan air, meningkatkan risiko kecelakaan berkendara.

Data dari Sulawesi Selatan mencatat 7.144 kasus kecelakaan lalu lintas sepanjang 2025 dengan 807 korban tewas, di mana kondisi hujan menjadi faktor signifikan.

Ulasan ini menyajikan panduan edukatif untuk berkendara aman di tengah kondisi tersebut.Risiko Cuaca EkstremHujan deras di Makassar mengurangi visibilitas dan membuat jalan licin, sehingga meningkatkan kemungkinan selip atau tabrakan.

Genangan air sering terjadi di ruas seperti Jalan AP Pettarani dan Perumnas Antang, menyebabkan kendaraan mogok atau hilang kendali.

Selain itu, angin kencang memicu pohon tumbang, seperti kejadian di Jalan Perintis Kemerdekaan pada 9-11 Januari 2026 yang menutup jalan dan berpotensi membahayakan pengendara.

blank

Data Insiden TerkiniBPBD Makassar mencatat minimal 20 pohon tumbang dalam satu hari akibat cuaca buruk pada awal Januari 2026.

Pohon raksasa roboh di poros Makassar-Maros pada 11 Januari 2026, bertepatan dengan hujan deras dan angin kencang, hampir menimpa empat pemotor.

Genangan air parah di Jalan Sultan Alauddin menyebabkan enam motor dan satu mobil mogok pada Desember 2024, pola yang berulang di musim hujan.

Pohon tumbang di Jalan Perintis Kemerdekaan Km 16 dan Gatot Subroto menutup akses jalan sepenuhnya, memaksa pengendara berhenti mendadak dan berisiko tertabrak.

Cuaca ekstrem akhir 2025 juga merusak puluhan rumah dan jalan di Mariso serta Biringkanaya. Pengendara motor paling rentan karena pohon jatuh tiba-tiba tanpa peringatan.

Dampak Genangan AirGenangan hingga 20-30 cm di jalan utama Makassar menghambat laju kendaraan, menyebabkan mogok mesin dan kecelakaan berantai.

Banjir robekan di Tamalanrea dan Manggala sering lumpuhkan lalu lintas, dengan air setinggi betis orang dewasa.

Studi menunjukkan pengendara ojek di musim hujan berisiko 8 kali lipat mengalami kecelakaan akibat aquaplaning.

Tips Persiapan KendaraanPeriksa ban agar alur tapak dalam 1,6 mm untuk cengkeraman optimal di jalan basah, dan pastikan rem serta lampu berfungsi sempurna.

Gunakan mantel hujan anti-air untuk motor dan kaca depan anti-kabut pada mobil guna jaga visibilitas. Isi tangki bahan bakar penuh dan bawa ban serep sebelum berangkat, hindari ban aus yang rentan selip saat hujan.

Teknik Berkendara AmanKurangi kecepatan hingga 40-50 km/jam di genangan, hindari rem mendadak dan jaga jarak 4-5 detik dengan kendaraan depan.

blank

Hindari pohon besar atau kabel listrik di pinggir jalan, terutama di Perintis Kemerdekaan, dan pantau prakiraan BMKG untuk rute alternatif.

Jika hujan lebat, berhenti di tempat aman daripada nekat menerobos banjir. Pencegahan Jangka PanjangPatuhi rambu lalu lintas dan ikuti imbauan BPBD Makassar via 112 atau Lontara+ untuk update pohon tumbang real-time.

Kampanye kesadaran seperti yang dilakukan Polrestabes Makassar efektif turunkan angka kecelakaan musiman.

Berkendara disiplin selamatkan nyawa, terutama di kota rawan banjir seperti Makassar.

Statistik kecelakaan lalu lintas di Makassar dan Sulawesi Selatan selama musim hujan akhir 2025-awal 2026 menunjukkan peningkatan risiko akibat hujan deras, banjir, dan pohon tumbang, meski data keseluruhan tahunan turun.

Dari data spesifik musim hujan terbaru terbatas pada laporan bulanan dan insiden terkini, dengan Polrestabes Makassar mencatat lebih dari 20 kecelakaan di Januari 2026 saja, termasuk 5 korban jiwa.�

Cuaca ekstrem seperti yang diprediksi BMKG hingga Januari 2026 memperburuk situasi di wilayah barat Sulsel.

Data Tahunan Sulsel 2025Sepanjang 2025, Sulawesi Selatan catat 7.144 kasus kecelakaan lalu lintas, turun 9% dari 7.884 kasus di 2024, dengan 807 korban tewas, 287 luka berat, dan 10.714 luka ringan.

Penurunan ini relatif, tapi musim hujan berkontribusi signifikan pada insiden di Makassar. Makassar mendominasi dengan 50 kasus selama operasi lalu lintas Juli 2025.

Sementara, statistik bulanan Makassar, Polrestabes Makassar laporkan hampir 700 insiden kecelakaan dalam 9 bulan pertama 2025, dengan tren naik saat hujan deras.

Pada Januari 2026 (bulan ini), lebih dari 20 kecelakaan terjadi, 5 di antaranya fatal, sering terkait cuaca basah.

Data Dinas Perhubungan Makassar konfirmasi pola ini akibat genangan dan licin jalan.

Insiden Terkait Cuaca EkstremPohon tumbang akibat hujan dan angin kencang pada 11 Januari 2026 di Jalan Perintis Kemerdekaan lumpuhkan lalu lintas, hampir timpa pemotor.

Lebih dari 10 pohon tumbang bersamaan di berbagai lokasi Makassar, tingkatkan risiko tabrakan mendadak. Cuaca ekstrem akhir Desember 2025 juga picu banjir dan pohon roboh, ganggu akses jalan utama.

Faktor Risiko Musim HujanBMKG peringatkan curah hujan tinggi hingga sangat tinggi di Makassar hingga awal Januari 2026, potensial banjir dan kecelakaan transportasi.

Genangan air dan pohon tumbang jadi penyebab utama, dengan pengendara motor paling rentan.

Data historis tunjukkan kecelakaan naik 20-30% saat musim hujan di kota rawan banjir seperti Makassar. (*)

Berita Terkait