Close Menu
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, Oktober 13
  • Redaksi
  • Home
Facebook X (Twitter) LinkedIn VKontakte
LANTAS INFOLANTAS INFO
Banner
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Home»Hukum»TAJUK: Strategi Komprehensif Korlantas Polri Hadapi Operasi Ketupat 2026
Hukum

TAJUK: Strategi Komprehensif Korlantas Polri Hadapi Operasi Ketupat 2026

Lantas InfoBy Lantas InfoJanuari 16, 2026Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Share
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link

Telah disiapkan Strategis Korlantas Polri Menuju Operasi Ketupat 2026 Pasca Keberhasilan Operasi Nataru

LANTASINFO– Korps Lalu Lintas (Korlantas) Kepolisian Republik Indonesia (Polri) tengah merancang strategi komprehensif guna Operasi Ketupat 2026, menyusul keberhasilan Operasi Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kakorlantas Irjen Agus Suryonugroho menekankan transformasi paradigma Polantas pada 2026, yang mencakup pendekatan humanis, pelayanan prima, serta penegakan hukum yang tegas namun bijaksana.

Dari mandat maksimalisasi Operasi Ketupat Berdasarkan Apresiasi PresidenIrjen Agus Suryonugroho menginstruksikan seluruh jajaran untuk mengoptimalkan pelaksanaan Operasi Ketupat mendatang, mengingat operasi serupa tahun sebelumnya memperoleh apresiasi tinggi dari Presiden Prabowo Subianto pada libur Lebaran 2025.

Keberhasilan tersebut tercermin dalam pengamanan arus lalu lintas yang efektif, penurunan angka kecelakaan, serta reduksi fatalitas korban, yang selaras dengan mandat konstitusional pengamanan publik sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2002 tentang Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Untuk inovasi pengamanan arus mudik sebagai Wujud Pelayanan Hukum Preventif,  Irjen Agus menegaskan pengembangan inovasi strategis, di mana pengamanan Lebaran, arus mudik, dan balik tidak terbatas pada pengaturan lalu lintas semata, melainkan mencakup pelayanan protektif bagi seluruh pengguna jalan.

Pendekatan ini bertujuan mewujudkan keamanan dan kesuka citaan masyarakat dalam merayakan Ramadan dan Idul Fitri, sejalan dengan prinsip hukum preventif yang menempatkan kepolisian sebagai pelindung hak konstitusional warga negara atas keamanan dan kenyamanan perjalanan.

Hal ini tentunya menjadi transformasi wajah polantas Menjadi Institusi Humanis dan Bijaksana, terlebih saat Kakorlantas Polri mengumumkan restrukturisasi identitas Polantas pada 2026 sebagai polisi humanis yang melayani secara maksimal, tegas, serta bijaksana.

Transformasi ini melibatkan perubahan kultur yang telah dirintis sepanjang 2025, di mana kebanggaan penegak hukum bergeser dari penindakan reaktif menuju pembentukan disiplin masyarakat melalui kesadaran hukum, penyuluhan, dan komunikasi persuasif, sehingga menghindari persepsi negatif dari pengguna jalan.

Sementara, pelayanan prima di infrastruktur lalu lintas dan Filosofi Senyum sebagai Marka Hukum, Irjen Agus memerintahkan maksimalisasi pelayanan di jalan arteri, tol, dan rest area, dengan penekanan pada wajah Polantas yang berbeda.

Ia menekankan, senyum sebagai marka utama yang filosofis, tegas namun humanis, bebas dari emosi marah di lapangan, serta penindakan non-transaksional.

Tentunya, instruksi ini ditujukan khusus kepada Direktur Gabungan (Dirgakkum) untuk disosialisasikan kepada seluruh Pengawas Lalu Lintas (PJR) dan anggota di seluruh republik, menggarisbawahi komitmen terhadap etika penegakan hukum yang adil dan proporsional.

Pada resolusi teknologi drone sebagai revolusi udara oenegakan hukum lalu lintas, di Tahun 2026 ini, Irjen Agus memaksimalkan inovasi teknologi, termasuk operasional drone minimal tiga kali seminggu untuk merevolusi ruang udara hampa menjadi aset strategis nasional dalam pemantauan kamtibcarlantas dan penegakan hukum.

Pendekatan ini didasarkan pada integrasi Komando, Kontrol, Komunikasi, Komputer, dan Informasi (K3I), smart city, serta kolaborasi lintas sektor, di mana data drone menjadi fondasi informasi publik yang kredibel, melampaui ketergantungan pada CCTV eksternal. (*)

Ditlantas Polda Sulsel
Share. Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Previous ArticleDirgakkum Korlantas Polri Pimpin Koordinasi Operasi Ketupat 2026, Bahas Pembatasan Kendaraan Sumbu Tiga!
Next Article Tekan Pelanggaran Pelajar, Satlantas Polres Bone Gelar Police Goes to School di SMPN 7 Watampone

Berita Lainnya

Diduga Sabu Terselip di Saku Jaket, Pria di Keera Diamankan Satlantas Polres Wajo

Oktober 12, 2026

Polrestabes Makassar Sita 340 Motor, 245 Knalpot Brong, Ringkus 19 Remaja Tawuran

Oktober 8, 2026

Ditlantas Polda Sulsel Matangkan Persiapan Penerapan Zero ODOL 2027

September 23, 2026
Berita Terbaru

TAJUK: Dibalik Rekam Jejak Irjen Pol. Aries Syahbudin Hingga ke Kursi Kakorlantas

Oktober 13, 2026

Diduga Sabu Terselip di Saku Jaket, Pria di Keera Diamankan Satlantas Polres Wajo

Oktober 12, 2026

Dirlantas Polda Sulsel:  “Segera Manfaatkan Promo Oktober Bebas Denda &  Discount Pajak, Segera Registrasi Kendaraan Anda!”

Oktober 12, 2026

KOLOM: Program “EWAKO”  Polda Sulsel,  Retorika Diuji Realitas

Oktober 11, 2026
  • HUKUM

Diduga Sabu Terselip di Saku Jaket, Pria di Keera Diamankan Satlantas Polres Wajo

Oktober 12, 2026

Polrestabes Makassar Sita 340 Motor, 245 Knalpot Brong, Ringkus 19 Remaja Tawuran

Oktober 8, 2026

Ditlantas Polda Sulsel Matangkan Persiapan Penerapan Zero ODOL 2027

September 23, 2026

Operasi Dua Pekan, Satlantas Polrestabes Makassar Amankan 355 Motor; Busur dan Ketapelpun Disita

September 7, 2026
Copyright © 2017. LANTAS INFO RhynaldKing.
  • Redaksi
  • Home

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.