JAKARTA– PT Jasa Raharja mencatat pencapaian luar biasa dengan laba bersih (unaudited) sebesar Rp1,3 triliun dan hasil investasi mencapai Rp1,06 triliun.

Direktur Utama Jasa Raharja, Rivan A. Purwantono, menyampaikan capaian tersebut dalam acara Media Gathering bertajuk “Beyond Collaboration: Sinergi Media dan Jasa Raharja untuk Membangun Indonesia yang Berkeselamatan” di Auditorium Jasa Raharja, Jakarta.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri, Irjen. Pol. Agus Suryonugroho, Direktur Utama PT Jasaraharja Putera, serta pimpinan redaksi media massa elektronik, media cetak, dan online.

Selain mencatat pertumbuhan finansial yang solid, Jasa Raharja juga menunjukkan peningkatan signifikan dalam aspek pelayanan.

Rivan menyampaikan bahwa kecepatan penyelesaian santunan bagi korban meninggal dunia secara nasional rata-rata tercatat hanya dalam waktu 1 hari 8 jam, dengan kecepatan penyelesaian berkas mencapai 15 menit 28 detik.

“Sepanjang tahun 2024, total santunan yang telah diserahkan mencapai Rp3,10 triliun. Pencapaian penting lainnya adalah peningkatan kepatuhan masyarakat dalam membayar pajak kendaraan bermotor, yang tidak terlepas dari upaya kolaborasi dengan mitra kerja terkait, termasuk sinergi dengan media massa,” ucapnya.

Peningkatan kepatuhan ini lanjut Rivan,  didorong oleh berbagai inisiatif digitalisasi, seperti penguatan sistem integrasi antara Jasa Raharja, Kepolisian RI, dan Kementerian Dalam Negeri melalui Tim Pembina Samsat.

Inovasi ini mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan pembayaran pajak secara daring dan memastikan keterhubungan data yang lebih akurat dan transparan.

Selain itu, Jasa Raharja juga melakukan pemetaan demografi kecelakaan untuk mengembangkan program keselamatan berkendara yang tepat sasaran.

“Berdasarkan data, 73 persen pelanggaran lalu lintas yang menyebabkan kecelakaan berkaitan dengan perilaku pengemudi,” tambahnya.

Jasa Raharja berkomitmen untuk terus mendukung kebijakan nasional dan realisasi Asta Cita Presiden Prabowo Subianto, termasuk optimalisasi penerimaan negara dari pajak kendaraan bermotor untuk kepentingan masyarakat luas.

Sementara itu, Kakorlantas Polri, Irjen. Pol. Agus Suryonugroho, menyampaikan bahwa pada tahun 2024 terjadi penurunan angka kecelakaan lalu lintas. Keberhasilan ini merupakan hasil kolaborasi yang baik antara Jasa Raharja dan Korlantas Polri.

“Tahun 2024 terjadi 150 ribu peristiwa kecelakaan dengan korban fatalitas, dan kami temukan penurunan hampir 1000 angka kecelakaan berkat operasi keselamatan lalu lintas,” ungkap Agus.

Menjelang arus mudik Lebaran Idul Fitri 2025, Korlantas Polri melakukan pemetaan potensi kerawanan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas. Penelusuran dilakukan pada klaster-klaster kerawanan yang meliputi jalur tol, jalur arteri, pelabuhan penyeberangan, serta lokasi tujuan keramaian dan wisata.

Dengan strategi ini, diharapkan masyarakat dapat menikmati libur panjang dengan lebih aman dan nyaman. (*)

Berita Terkait