JAKARTA– Komitmen Polri untuk semakin dekat dengan masyarakat kembali ditegaskan. Dalam sebuah arahannya, Kakorlantas Polri Irjen Pol. Aan Suhanan menekankan pentingnya semangat perlindungan dan pelayanan yang tulus kepada masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kewenangan yang dimiliki oleh kepolisian bukan semata kekuasaan, tetapi merupakan amanat rakyat yang sarat dengan tanggung jawab.
“Ini saya selalu menyampaikan dan bila perlu melindungi, mengayomi, melayani dan menolong masyarakat, karena wewenang adalah amanat rakyat, kepercayaan dari masyarakat menuntut dedikasi melayani masyarakat,” tegas Irjen Pol Agus.
Pernyataan tersebut sejalan dengan arah kebijakan institusi Polri yang kini tengah mengusung transformasi organisasi sebagai bagian dari visi besar Kapolri.
Menurut Irjen Pol Agus, transformasi tersebut merupakan landasan menuju Polri yang lebih modern, responsif, dan adaptif dalam menghadapi tantangan zaman.
“Ketika bicara transformasi, kalau kebijakan Bapak Kapolri adalah transformasi organisasi, ada transformasi yang adaptif, transparan, soliditas, dan konsolidasi internal,” ungkapnya.
Transformasi ini, lanjut Irjen Pol Agus, tidak hanya menyentuh aspek struktural dalam tubuh organisasi, tetapi juga harus nyata dalam peningkatan kualitas dan jangkauan pelayanan terhadap masyarakat.
Proses perubahan ini menuntut progres yang berkelanjutan dan hasil yang terukur.
“Bicara tentang transformasi organisasi, ending-nya bagaimana organisasi kita itu akan lebih besar, organisasi kita kuat, tentunya ada progresnya, ada perubahannya,” tambahnya.
Di akhir arahannya, Kakorlantas mengajak seluruh jajarannya untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam era modern dan digital saat ini.
Ia menegaskan pentingnya membuktikan eksistensi Polantas sebagai bagian yang tak terpisahkan dari pelayanan publik yang berintegritas.
“Menyesuaikan dengan era modern dan digital ini, tentunya kita harus bisa menunjukkan kepada masyarakat tentang eksistensi keberadaan Polantas yang bisa menjaga marwahnya, yang bisa mengangkat Bhayangkara dan masyarakat yang telah menilai sudah layak dan pantas. Transformasi organisasi akan lebih tinggi dan banyak sayapnya,” pungkasnya. (*)
