Close Menu
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, Oktober 26
  • Redaksi
  • Home
Facebook X (Twitter) LinkedIn VKontakte
LANTAS INFOLANTAS INFO
Banner
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Home»Nasional»EDITORIAL: Tiga Parameter Fondasi Operasi Zebra 2025
Nasional

EDITORIAL: Tiga Parameter Fondasi Operasi Zebra 2025

Lantas InfoBy Lantas InfoNovember 17, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Share
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link

LANTASINFO– Berita tentang dimulainya Operasi Zebra 2025 sejatinya tak sebatas rutinitas jelang libur Natal dan Tahun Baru, melainkan cermin dari upaya serius aparat kepolisian dalam menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas nasional.

Di balik layar, ada tiga parameter penting yang menjadi fondasi utama pelaksanaan operasi ini menciptakan kondisi ideal manusia, kendaraan, dan jalan, memfokuskan sasaran berdasarkan data pelanggaran dan kecelakaan serta penegakan terhadap fenomena sosial seperti balap liar dan perlindungan pejalan kaki.

Penggunaan data dan analisis statistik sebagai basis penentuan target menunjukkan adanya pendekatan yang tidak asal-asalan, melainkan berbasis ilmu dan pengalaman di lapangan.

Ini merupakan langkah strategis yang diharapkan mampu mengurangi angka pelanggaran dan kecelakaan secara signifikan.

Tak hanya sekadar penertiban, Operasi Zebra juga diarahkan untuk mensosialisasikan pentingnya keselamatan berkendara kepada masyarakat luas, termasuk menertibkan balap liar yang selama ini menjadi sumber kekhawatiran semua pihak.

Lebih dari itu, penekanan terhadap perlindungan terhadap pejalan kaki jelas menunjukkan bahwa keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas utama.

Mengingat gelombang wisatawan dan pergerakan massa yang meningkat selama libur Nataru, pendekatan preventif dan edukatif harus terus diperkuat, bukan hanya melalui razia, tetapi juga melalui sosialisasi dan kampanye kesadaran.

Kampanye ini harus didukung oleh semua lini, termasuk jajaran personel dan pihak terkait seperti pengelola jalan tol dan Jasa Marga.

Sosialisasi yang masif dan terstruktur akan menjadi kunci keberhasilan, sehingga visi menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeadaban dapat terwujud. Sebab, di balik tugas yang mereka emban, ada tanggung jawab besar menjaga keselamatan bangsa di jalan raya Indonesia. (*)

Ditlantas Polda Sulsel
Share. Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Previous ArticleOperasi Zebra Pallawa 2025 Hari Pertama: Warga Apresiasi Program Pengawalan Jenazah Gratis Satlantas Polres Bone
Next Article Hari ke-2 Operasi Zebra Pallawa 2025: Satlantas Polres Bone Berikan Edukasi Tertib Lalu Lintas di SMPN 4 Watampone

Berita Lainnya

EDITORIAL: Operasi Patuh 2026, Tilang Wajib Diawasi Provos!

Oktober 25, 2026

18 Remaja Dibina di SPN Polda Sulsel Tolak Kekerasan

Oktober 25, 2026

Sukseskan Operasi Patuh 2026. “Patuh Karena Sadar, Bukan Karena Takut”

Oktober 24, 2026
Berita Terbaru

Waduh, Nama Kasatlantas Polres Bone Dicatut Penipu!

Oktober 25, 2026

EDITORIAL: Operasi Patuh 2026, Tilang Wajib Diawasi Provos!

Oktober 25, 2026

18 Remaja Dibina di SPN Polda Sulsel Tolak Kekerasan

Oktober 25, 2026

Sukseskan Operasi Patuh 2026. “Patuh Karena Sadar, Bukan Karena Takut”

Oktober 24, 2026
  • HUKUM

Ops Patuh 2026 Dimulai 26 Oktober, Satlantas Polres Bone Siap Tertibkan Pengguna Jalan

Oktober 24, 2026

Siap-siap Polda Sulsel Bakal Gelar Operasi Patuh Pallawa 2026!

Oktober 22, 2026

ANALISIS: Ketika “EWAKO” Diuji Aksi Perang Kelompok

Oktober 18, 2026

Kapolda Sulsel Kunjungi Brimob: Pahami Perkembangan Strategis, Regional Maupun Global

Oktober 15, 2026
Copyright © 2017. LANTAS INFO RhynaldKing.
  • Redaksi
  • Home

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.