BONE– Pagi itu, di SDN 40 Maccope, Watampone, Kabupaten Bone, suasana sekolah mendadak ramai seperti pasar pagi. Tiba-tiba, dua pahlawan berpakaian seragam polantas muncul dengan senyum lebar, di adalah Ipda Chandra Wijaya, Kanit Kamsel Satlantas Polres Bone, dan Ipda Ishak Yaqub, Kaur Mintu.
Mereka datang membawa “Police Goes to School”, program seru belajar selamat di jalan raya. Anak-anak SD diajak jadi jadi generasi keselamatan jalan raya!

Bayangkan saja, puluhan siswa kelas 1 sampai 6 duduk melingkar, mata mereka berbinar penuh penasaran.
“Halo, kecil-kecil nih! Hari ini kita main petualangan jalan raya, tapi ingat, keselamatan nomor satu!” seru Ipda Chandra sambil memegang spanduk warna-warni berisi tanda lalu lintas.
Pertama, mereka ajarkan aturan dasar seperti superhero, melihat kiri-kanan sebelum nyebrang, tunggu lampu hijau, dan jalan di trotoar.
Anak-anak langsung praktek! Ada yang pura-pura jadi zebra cross, lompat-lompat sambil berteriak, “Aman, nyebrang!” Semua tertawa riang, tapi pesannya ngena, disiplin di jalan bikin kita selamat bareng-bareng.
Lalu, datang bagian serius tapi fun, larangan anak di bawah umur naik motor atau sepeda listrik di jalan umum.
“Bayangkan kalau motornya lari kencang kayak kilat, tapi kalian belum punya SIM super? Bahaya dong! Pakai di halaman rumah aja, ya!” kata Ipda Ishak sambil gambar kartun sepeda listrik nakal yang bikin anak-anak geleng-geleng kepala.

Tampak, program ini seperti benih kecil yang ditanam sejak dini. “Kalian generasi muda Bone! Jadilah pelopor, ajari orang tua di rumah, cegah kecelakaan, dan buat jalan raya aman, tertib, lancar!” Anak-anak bertepuk tangan, janji mau patuh demi keluarga dan teman.
Pulang sekolah, para siswa berjalan dengan dada membusung. Mereka bukan lagi anak biasa, mereka kini “Polisi Kecil Keselamatan”! Di Kabupaten Bone.
Sementara Kasatlantas Polres Bone, AKP Ryanda Putra menjelaskan, langkah preventif ini harapannya bikin jalan raya jadi tempat bermain aman, bukan tempat bahaya. (*)