MAKASSAR– Satlantas Polres Bone meraih prestasi membanggakan pada rangkaian peringatan Hari Jadi Bhayangkara ke-80 yang digelar di Lapangan Apel Polda Sulsel, Rabu (1/7).

Dalam Penghargaan kategori Polantas Menyapa  jajaran Satlantas Polda Sulsel, Satlantas  Polres Bone berhasil menempati posisi juara III, menunjukkan kualitas pendekatan humanis dan inovasi program yang efektif dalam menjalin komunikasi dengan masyarakat pengguna jalan.

Penghargaan ini menjadi bukti pengakuan atas upaya kepolisian lalu lintas setempat dalam meningkatkan kepercayaan publik.

Selain prestasi di bidang pendekatan masyarakat, pelayanan administrasi kendaraan dan surat izin mengemudi (SIM) juga mendapat penilaian khusus.

Satpas Pelayanan SIM Polres Bone menduduki peringkat II dalam penilaian kualitas pelayanan, kalah tipis dari Satpas Pelayanan SIM Polrestabes Makassar yang menempati posisi pertama.

Hasil ini menunjukkan peningkatan standar layanan di Polres Bone, terutama dalam hal efisiensi prosedur, kecepatan pelayanan, dan kepuasan pemohon SIM.

Pengumuman pemenang dilakukan usai upacara peringatan Hari Jadi Bhayangkara ke-80 yang dihadiri para pejabat kepolisian daerah dan perwakilan satuan.

Momentum tersebut dimanfaatkan Polda Sulsel untuk mempromosikan praktik terbaik antar satuan lalu lintas dan mendorong replikasi program unggulan di tingkat polres yang lain.

Penyerahan penghargaan sekaligus menyampaikan pesan agar prestasi digunakan sebagai pemicu konsistensi peningkatan layanan publik dan penguatan sinergi antara polisi lalu lintas dan masyarakat.

Kasatlantas Polres Bone, AKP Ryanda Putra Utama  menyatakan rasa terima kasih kepada seluruh anggota yang berkontribusi hingga capaian ini tercapai, serta berkomitmen mempertahankan dan meningkatkan kualitas program “Polantas Menyapa” dan layanan Satpas SIM.

“Masyarakat diimbau terus memberikan masukan konstruktif agar pelayanan semakin responsif dan transparan,” ucap Ryanda.

Dengan dorongan lanjut kasatlantas, evaluasi berkelanjutan, diharapkan nama baik Satlantas Polres Bone bisa terus bersaing di tingkat provinsi dan menjadi model bagi wilayah lain. (*)

Berita Terkait