JAKARTA — PT Jasa Raharja mempererat kerja sama dengan Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri untuk menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik melalui pendekatan preventif dan digitalisasi.
Komitmen itu terungkap dalam pertemuan Direksi Jasa Raharja dengan jajaran Korlantas di Gedung NTMC Korlantas, Jakarta, Rabu (29/7).
Audiensi dipimpin langsung oleh Kepala Korlantas, Inspektur Jenderal Polisi Wibowo, S.I.K., M.Hum, dan dihadiri Komisaris Utama Jasa Raharja Irjen Pol. (P) Aan Suhanan, Direktur Utama Jasa Raharja Muhammad Awaluddin, serta pejabat utama kedua institusi.
Muhammad Awaluddin menegaskan bahwa sinergi kedua lembaga menjadi landasan untuk meningkatkan pelayanan samsat sekaligus memperkuat upaya pencegahan kecelakaan.
Transformasi digital yang berlangsung ditujukan tidak hanya untuk mempercepat pelayanan administrasi, tetapi juga untuk mendorong kepatuhan publik terhadap registrasi kendaraan dan pembayaran pajak.
“Kami ingin pelayanan lebih mudah, cepat, dan terintegrasi, tetapi tujuan utama adalah menurunkan angka kecelakaan. Santunan penting sebagai bentuk kehadiran negara, namun yang lebih utama adalah mencegah agar korban tidak terjadi,” kata Awaluddin.
Kedua pihak mengidentifikasi perilaku berisiko termasuk pelanggaran melawan arus sebagai penyebab utama insiden fatal di jalan raya.
Oleh karena itu, kolaborasi diarahkan pada upaya preventif dengan edukasi publik, pemetaan titik rawan kecelakaan, pemanfaatan data untuk kebijakan, serta optimalisasi Forum Komunikasi Lalu Lintas dan Angkutan Jalan (FKLL).
Kepala Korlantas, Irjen Wibowo, menyatakan pertemuan ini sebagai momentum untuk memperdalam kerja sama yang telah terjalin.
Ia menekankan bahwa digitalisasi harus memberikan manfaat nyata, bukan sekadar memindahkan layanan ke platform daring.
“Transformasi digital harus mempercepat pelayanan dan memperkuat kepastian hukum. Lebih dari itu, pencegahan harus menjadi prioritas di tengah peningkatan mobilitas masyarakat,” ujar Wibowo.
Ia menambahkan bahwa kecelakaan bukan takdir namun kecelakaan dapat dikurangi melalui perubahan perilaku berkendara dan penerapan etika lalu lintas.
Dalam rencana bersama, Jasa Raharja dan Korlantas berfokus pada beberapa program seperti pemetaan daerah rawan, kampanye edukasi keselamatan, memperkuat layanan Samsat digital, serta penggunaan data untuk merancang kebijakan keselamatan yang lebih efektif.
Kedua institusi berharap kolaborasi ini dapat membentuk ekosistem keselamatan jalan yang berkelanjutan sehingga budaya keselamatan menjadi bagian dari kesadaran publik dan angka fatalitas di jalan menurun. (*)
