Close Menu
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
Jumat, Oktober 23
  • Redaksi
  • Home
Facebook X (Twitter) LinkedIn VKontakte
LANTAS INFOLANTAS INFO
Banner
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Home»Nasional»Respon Aspirasi Publik, Kakorlantas Polri Evaluasi Pengawalan Kendaraan Pejabat, Sirene Dibatasi
Nasional

Respon Aspirasi Publik, Kakorlantas Polri Evaluasi Pengawalan Kendaraan Pejabat, Sirene Dibatasi

Lantas InfoBy Lantas InfoSeptember 20, 2025Updated:September 20, 2025Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Share
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link

Jakarta – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Agus Suryonugroho merespons aspirasi publik terkait praktik pengawalan kendaraan pejabat negara.

Ia menegaskan adanya pembekuan sementara kegiatan pengawalan, kecuali dalam kondisi darurat dengan prosedur yang lebih sederhana.

“Untuk sementara, pengawalan lalu lintas dihentikan. Anggota tetap bisa siaga di lokasi BKO pejabat yang dikawal. Namun bila ada keadaan darurat, pengawalan diperbolehkan tanpa sirene maupun lampu rotator, cukup sesuai SOP,” jelas Irjen Agus, Sabtu (19/9/2025).

Langkah ini menjadi bagian evaluasi penggunaan sirene dan strobo yang kerap dikeluhkan masyarakat.

Ke depan, setiap rencana pengawalan wajib dikoordinasikan dengan Direktur Penegakan Hukum Korlantas Polri.

Menurut Agus, kebijakan ini tidak menghapus pengawalan, melainkan menata ulang prioritas. Hanya pejabat pada level tertentu, seperti gubernur dan kepala daerah, yang masuk skala utama. Untuk tokoh masyarakat, tokoh agama, maupun tokoh adat, laporan terlebih dahulu kepada kapolda tetap diperlukan sebagai bentuk pengawasan.

Selain itu, pengawalan tetap berlaku untuk kendaraan yang memang membutuhkan prioritas tinggi, seperti tamu negara asing, ambulans, mobil pemadam kebakaran, maupun kendaraan penanganan kecelakaan.

Agus juga mengingatkan agar personel menghindari tindakan berlebihan, misalnya manuver zig-zag yang kerap menimbulkan keresahan.

Penggunaan sirene hanya boleh dilakukan pada situasi benar-benar mendesak, bahkan diminta dihentikan saat azan berkumandang atau pada malam hari.

Ia menyadari, pengawalan pejabat di satu sisi dibutuhkan untuk pengamanan, tetapi di sisi lain sering menimbulkan antipati masyarakat.

“Ini situasi dilematis. Namun kita harus tetap menjadikan tugas sebagai kehormatan, sambil menghadirkan pendekatan yang lebih humanis,” tegasnya.

Agus menutup arahannya dengan menekankan pentingnya etika personel di lapangan.

Ia mendorong jajarannya untuk mengedepankan senyum, sapaan, hingga ucapan terima kasih melalui pengeras suara saat bertugas, sebagai wujud penghargaan terhadap masyarakat pengguna jalan. (“)

Ditlantas Polda Sulsel
Share. Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Previous ArticleMomen Hari Keselamatan LLAJ Nasional, Satlantas Polres Bone Bersama Jasa Raharja Bagi Helm Gratis
Next Article HUT Lalu Lintas Bhayangkara ke-70 di Sulsel, Kapolda Ingatkan Integritas

Berita Lainnya

Kakorlantas Polri: Mulai Tugas dari Doa

Oktober 22, 2026

EDITORIAL: Kapolri dan Menhub, Dari Rapat ke Kesiapan Nataru

Oktober 21, 2026

Kakorlantas Polri: Polantas Kawal Distribusi BBM

Oktober 19, 2026
Berita Terbaru

Siap-siap Polda Sulsel Bakal Gelar Operasi Patuh Pallawa 2026!

Oktober 22, 2026

Kakorlantas Polri: Mulai Tugas dari Doa

Oktober 22, 2026

Satlantas Polres Pangkep Survei Jalan Rawan Lakalantas. Ini Temuannya!

Oktober 22, 2026

EDITORIAL: Kapolri dan Menhub, Dari Rapat ke Kesiapan Nataru

Oktober 21, 2026
  • HUKUM

Siap-siap Polda Sulsel Bakal Gelar Operasi Patuh Pallawa 2026!

Oktober 22, 2026

ANALISIS: Ketika “EWAKO” Diuji Aksi Perang Kelompok

Oktober 18, 2026

Kapolda Sulsel Kunjungi Brimob: Pahami Perkembangan Strategis, Regional Maupun Global

Oktober 15, 2026

Diduga Sabu Terselip di Saku Jaket, Pria di Keera Diamankan Satlantas Polres Wajo

Oktober 12, 2026
Copyright © 2017. LANTAS INFO RhynaldKing.
  • Redaksi
  • Home

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.