Kakorlantas Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menegaskan kemajuan pesat dalam transformasi digital Korlantas khususnya melalui peningkatan kinerja sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE).Pada Kamis (9/10) di Lapangan NTMC Korlantas Polri.

Irjen Agus mengungkapkan bahwa upaya digitalisasi ini menjadi prioritas utama sesuai dengan arahan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo setelah peluncuran Digital Korlantas Polri pada HUT Lalu Lintas Bhayangkara.

Ia memberikan apresiasi kepada Direktorat Penegakan Hukum Korlantas, khususnya bagian Dakgar, yang berhasil menyempurnakan perangkat dan prosedur ETLE sehingga lebih efektif.

Perbaikan signifikan terlihat dari data performa ETLE selama Januari hingga September 2025.

Jumlah tangkapan (capture) meningkat drastis dari 1.710.918 pada Januari–Agustus menjadi 8.335.692 per September, melonjak 387 persen.

Validasi naik dari 582.994 menjadi 2.297.887, serta konfirmasi yang melonjak 586 persen dari 70.123 menjadi 480.844. Aspek pembayaran juga menunjukkan lompatan besar, meningkat 1.645 persen, dari 22.480 menjadi 392.214, memperkuat kontribusi ETLE terhadap Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Saat ini, hampir seluruh Polda sudah mengadopsi sistem ETLE digital, kecuali Papua Barat Daya yang sedang dalam proses pembangunan, sementara sistem manual masih disediakan untuk wilayah yang belum terjangkau.

Secara keseluruhan, 95 persen proses ETLE sudah berbasis digital.Berbagai jenis ETLE telah diterapkan, mulai dari ETLE handheld yang digunakan oleh petugas bersertifikat, ETLE portable yang beroperasi seperti ETLE statis, hingga ETLE mobile yang menggunakan kendaraan dengan delapan kamera. Program Polantas Menyapa pun mendukung transformasi digital dengan memperkuat komunikasi dan edukasi kepada masyarakat sebagai bagian dari penegakan hukum lalu lintas berbasis teknologi.

Jumlah perangkat ETLE di Indonesia saat ini mencapai 1.641 unit dan direncanakan akan bertambah menjadi 3.000–5.000 unit pada 2027 agar sistem digital semakin menjangkau kebutuhan masyarakat. Implementasi ETLE juga terbukti efektif menekan angka kecelakaan lalu lintas, dengan penurunan fatalitas sebesar 19,8 persen atau sekitar 2.512 jiwa pada semester pertama tahun ini.

Irjen Agus berharap kemajuan ETLE ini terus berlanjut sebagai langkah penting untuk mewujudkan lalu lintas yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

Ia menutup dengan harapan agar keselamatan jalan semakin meningkat melalui inovasi digital ini.Salam keselamatan dan salam presisi! (*)

Berita Terkait