Makassar — Kepala Kepolisian Daerah Sulawesi Selatan, Inspektur Jenderal Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro, memimpin upacara laporan kenaikan pangkat untuk personel Polri dan PNS periode 1 Juli 2026 di Lapangan Upacara Mapolda Sulsel, Selasa pagi (30/6/2026).
Hadir mendampingi Kapolda antara lain Wakil Kepala Polisi Daerah, Brigjen Pol. Dr. Gidion Arif Setyawan, para pejabat utama Polda Sulsel, serta Ketua Bhayangkari Daerah Sulawesi Selatan, Ny. Upi Djuhandhani, beserta pengurus Bhayangkari.
Dalam sambutannya, Djuhandhani mengaitkan momentum kenaikan pangkat dengan peringatan Hari Bhayangkara ke-80 yang jatuh pada 1 Juli. Ia mengajak seluruh personel menjadikan perayaan tersebut sebagai pemicu semangat kebangsaan dan penguat komitmen pengabdian pada masyarakat, sesuai tema “Polri untuk Masyarakat”.
Sebanyak 1.711 personel di lingkungan Polda Sulsel menerima kenaikan pangkat pada periode ini. Rinciannya: 497 personel dari satuan Mapolda dan 1.214 dari satuan wilayah. Komposisi penerima mencakup 44 perwira, 1.597 bintara, 9 tamtama, 30 PNS Polri, serta 31 kenaikan pangkat pengabdian yang pelaksanaannya dilakukan di satuan wilayah masing-masing.
Kapolda menegaskan kenaikan pangkat merupakan bentuk apresiasi institusi, bukan sekadar hak. Prosesnya dilaksanakan melalui seleksi berjenjang yang menilai persyaratan administratif, kinerja, sikap kerja, motivasi, dan integritas, lalu diputuskan oleh sidang dewan pertimbangan karier.
Menutup amanat, Djuhandhani mengingatkan agar personel yang naik pangkat terus meningkatkan kompetensi, tidak cepat berpuas diri, serta menjaga disiplin dan tanggung jawab dalam melaksanakan tugas.
“Jadilah insan Polri yang Presisi, dicintai masyarakat, dan terus tingkatkan kualitas penegakan hukum serta pelayanan publik,” ujarnya.
Upacara berlangsung khidmat dan penuh rasa syukur, menegaskan komitmen Polda Sulsel untuk membangun sumber daya manusia Polri yang profesional dan berintegritas. (*)
