MAKASSAR — Mabes Polri kembali melakukan serangkaian mutasi dan rotasi di lingkungan Polda Sulawesi Selatan sebagai bagian dari penataan organisasi dan pengembangan karier personel.
Keputusan tersebut tercantum dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/1335 sampai ST/1341 tanggal 25 Juni 2026, dan mengatur pergeseran posisi mulai dari pejabat utama hingga jajaran kapolres di beberapa kabupaten/kota.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat (Kabid Humas) Polda Sulsel, Kombes Pol. Didik Supranoto, S.I.K., M.H., menegaskan mutasi adalah langkah rutin untuk menyegarkan struktur organisasi dan meningkatkan efektivitas kerja kepolisian dalam melayani masyarakat.
Ia juga mengimbau warga agar berhati-hati terhadap pihak yang mengaku pejabat baru atau lama yang meminta sesuatu dan segera melapor jika menemukan tindakan mencurigakan.
Beberapa perubahan penting di tingkat Polda antara lain:
Direktur Samapta kini dijabat oleh Kombes Pol. Heri Sasangka, S.I.K., menggantikan Kombes Pol. Brury Soekotjo A.P., S.I.K., yang mendapat penugasan baru di Korbrimob Polri.
Posisi Direktur Polairud diisi oleh Kombes Pol. Donny Charles Go, S.I.K., setelah Kombes Pol. Dr. Pitoyo Agung Yuwono mendapat penempatan baru di Korpolairud Baharkam.
Jabatan Kepala Biro Operasi diserahkan kepada Kombes Pol. Djoko Purnomo, S.I.K., M.H., menggantikan Kombes Pol. Bambang Widjanarko yang ditugaskan sebagai dosen di STIK Lemdiklat Polri.
Di bidang intelijen, Kombes Pol. Dulfi Muis, S.H., S.I.K., M.H., M.Han., mengisi posisi Dirintelkam Polda Sulsel, menggantikan Kombes Pol. Hajat Mabrur Bujangga yang mendapat penugasan di Baintelkam Polri.
Kepemimpinan Rumah Sakit Bhayangkara Makassar beralih dari Kombes Pol. dr. Bambang Triambodo, Sp.B., kepada Kombes Pol. dr. Agustini, Sp.PK., M.Kes.
Peralihan juga dilakukan pada jabatan wakil direktur dan auditor, termasuk penempatan AKBP Bagus Suryo Wibowo sebagai Wadirres PPA dan PPO Polda Sulsel, AKBP Adnan Pandibu sebagai Wadirreskrimum, serta AKBP Zulkarnain sebagai Wadirreskrimsus.
Jajaran kapolres di sejumlah daerah turut mengalami perombakan. Beberapa mutasi yang diumumkan antara lain:
Kapolres Pangkep: AKBP Aditya Pradana, S.I.K., M.I.K. Kapolres Soppeng: AKBP Hari Budiyanto, S.H., S.I.K., M.H.
Kapolres Enrekang: AKBP Ketut Yoga Saputra, S.I.K.
Kapolres Luwu: AKBP Andrias Nurcahyo Wibowo, S.H., S.I.K., M.Si.
Kapolres Takalar: AKBP Ginanjar Fitriadi, S.H., S.I.K. Kapolres Bone: AKBP Astoto Budi Rahmantyo, S.H., S.I.K., M.H.
Kapolres Sidrap: AKBP Indra Waspada Yuda, S.I.K., M.H. Kapolres Parepare: AKBP Phunky Mahendra Borniawan, S.I.K., M.H., M.I.K.
Tak kalah pentingnya, khusus di Kabupaten Gowa, ada pergantian pimpinan kepolisian yang mengikuti peningkatan status struktur kepolisian setempat. AKBP Muhammad Aldy Sulaiman, S.I.K., yang sebelumnya menjabat Kapolres Gowa, dimutasi seiring dengan peningkatan status wilayah menjadi Polresta Gowa.
Posisi Kapolresta Gowa kini dijabat oleh mantan Kasubdit Regident Ditlantas Polda Sulsel, AKBP Dr. Muh. Yusuf Usman, S.I.K., S.H., M.H., M.T., yang diangkat untuk memimpin unit yang memiliki struktur dan tanggung jawab lebih besar setelah peningkatan klasifikasi tersebut.
Selain posisi-posisi di atas, rotasi juga menyentuh sejumlah perwira menengah pada tingkat kabag, kasubdit, dan tenaga pendidik (gadik).
Langkah ini dimaksudkan untuk memperkuat fungsi manajerial, meningkatkan kompetensi sumber daya manusia, dan memastikan penyegaran organisasi di Polda Sulsel.
Kombes Didik menutup keterangannya dengan mengajak masyarakat mendukung kelancaran proses mutasi dan tetap menjalin komunikasi dengan institusi kepolisian untuk menjaga keamanan serta pelayanan publik. (*)
