Close Menu
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
Kamis, Oktober 22
  • Redaksi
  • Home
Facebook X (Twitter) LinkedIn VKontakte
LANTAS INFOLANTAS INFO
Banner
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Home»Nasional»Kapolri: “Jangan ada Lagi Polisi Arogan & Persulit Masyarakat”
Nasional

Kapolri: “Jangan ada Lagi Polisi Arogan & Persulit Masyarakat”

Lantas InfoBy Lantas InfoOktober 31, 2022Updated:Oktober 31, 2022Tidak ada komentar4 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Share
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link
 JAKARTA – Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo belakangan ini secara tegas menyampaikan sejumlah pesan kepada jajarannya. Terlebih saat ini Polri tengah menjadi sorotan publik akibat ulah anggotanya mulai dari kasus Ferdy Sambo hingga Irjen Teddy Minahasa.

Dilansir dari korlantas.polri.go.id, Sigit dalam beberapa pertemuan dengan jajarannya secara langsung menyinggung agar tak ada lagi polisi yang arogan, mempersulit masyarakat hingga pungli dan terakhir soal permohonan SIM.

Berikut rangkuman sejumlah perintah Jenderal Listyo Sigit Prabowo:

Kapolri Komentari Orang yang 4 Kali Tes SIM Gagal

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo saat melakukan sidak ke Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM Polda Metro Jaya di Jalan Daan Mogot, Jakarta Barat, sempat berdiskusi dengan petugas soal tes pembuatan SIM.

“Ini kalau gagal ujian praktik bisa langsung ulang?” tanya Kapolri ke petugas.

Mendengar pertanyaan tersebut, Kompol Akasa selaku Kasi SIM Subdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya memberi penjelasan.

“Siap jenderal dikasih waktu ulang 14 hari kemudian,” kata Kompol Akasa.

Sigit lalu meminta agar proses pengajuan SIM diselesaikan hari ini juga. Dia meminta, agar petugas tak membuat masyarakat kesulitan. Apalagi harus pulang pergi ke Satpas SIM.

“Kalau bisa kasih kesempatan dua kali pada hari yang sama. Karena makan waktu juga jika datang lagi. Tadi saya dengar ada yang 4 kali gagal. Terus dikasih pelatihan dulu masyarakat sebelum ujian,” imbuh Sigit.

Polisi Arogan Akan Dipecat

Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan siap memecat polisi arogan. Tindakan itu menjadi bagian memperbaiki budaya pelayanan di tubuh Polri.

Komitmen Sigit disampaikan saat bersilaturahmi ke kediaman Habib Umar Muthohar di Pondok Pesantren Al Madinah Cepoko, Gunungpati di Semarang, Jawa Tengah, Sabtu (29/10).

Sigit juga menyampaikan, pihak kepolisian akan berupaya mengembalikan kepercayaan masyarakat. Salah satu caranya tidak ada lagi sikap arogan dan lebih humanis.

Bahkan Sigit meminta bila ditemukan polisi arogan untuk segera dilaporkan. Tindakan tegas akan diambil demi menghukum polisi arogan.

“Kami punya Dumas Presisi dan ada Propam Presisi kalau dan apa-apa bisa dilaporkan segera,” tutur Sigit.

“Kita ingin bagaimana menjadi polisi yang tegas, humanis dan dipercaya masyarakat. Yang arogan silakan dilaporkan. Enggak boleh lagi ikut gerbong! Saya keluarkan,” tegas Sigit.

Jangan Ghosting Laporan Masyarakat!

Jenderal Listyo Sigit Prabowo memerintahkan kepada seluruh anggotanya untuk menanggapi keluhan masyarakat dengan serius. Jangan sampai tidak merespons atau menghindari pertanyaan dari masyarakat yang menanyakan laporan alias ghosting.

“Ditelepon, teleponnya di-reject. Ditelepon, diangkat, kita marah-marah. Kesan pelapor terhadap kita menjadi semakin negatif. Akhirnya terjadi sumbatan komunikasi, rekan-rekan menghindar, tidak mau menemui, sehingga kemudian kesan publik, kesan pelapor terhadap kita menjadi semakin negatif. Jadi kalau bahasa gaulnya itu jangan ghosting,” kata Sigit dikutip dari unggahannya di Instagram @listyosigitprabowo, Sabtu (29/10).

Menurut Sigit, menjawab keluhan dan laporan yang disampaikan masyarakat dengan baik dapat menjadi bukti tugas polisi adalah mengayomi.

Jangan Cari-cari Kesalahan Masyarakat

Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengingatkan polisi tidak lagi mencari-cari kesalahan orang untuk memberikan hukuman. Menurutnya saat ini sudah bukan era seperti itu.

Sigit mengatakan itu setelah menyinggung arahan Presiden Jokowi terkait pertumbuhan UMKM saat ini.

“Arahan Pak Presiden sudah jelas terkait dengan masalah kondisi wilayah dan beliau mendorong supaya UMKM bisa berjalan bagaimana supaya produk dalam negeri ini bisa bertumbuh terkait dengan hal-hal seperti itu tolong dikawal jangan malah dicari-cari kesalahannya,” kata Sigit dikutip dari akun Instagramnya, Selasa (25/10).

Menurut Sigit bila ada masyarakat yang belum mematuhi aturan maka harus diberikan pendampingan. Bukan justru ditangkap dan dicari kesalahannya.

Hilangkan Pungli dan ‘Setoran’ ke Atasan

Jenderal Listyo Sigit Prabowo menegaskan bakal menindak seluruh anggotanya yang kedapatan melakukan pungutan liar (pungli). Termasuk soal adanya sistem ‘setoran’ ke atasan.

“Kita-kita yang atasan-atasan ini juga harus mengurangi hal-hal atau menghilangkan hal-hal yang membuat anggota kemudian memiliki alasan untuk melakukan pungli karena alasannya untuk melakukan setoran ke atasan. Ini tolong ditiadakan,” ujar Sigit dikutip dari Instagram @listyosigitprabowo, Senin (24/10).

Kemudian, lanjut Sigit, dia juga telah memerintahkan AsSDM Polri, Irjen Wahyu Widada, untuk melakukan pengawasan dan penindakan terkait hal itu. Terlebih lagi, persoalan pungli dalam proses pendaftaran di Akademi Kepolisian (Akpol) maupun soal kenaikan jabatan

Ditlantas Polda Sulsel
Share. Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Previous ArticleKanit Regident Satlantas Polres Wajo Dampingi Kapolres Jenguk Wartawan di Rumah Sakit
Next Article Layanan Konsep Presisi, Kanit Regident Satlantas Polres Pangkep: Buat Wajib Pajak Ranmor Puas

Berita Lainnya

Kakorlantas Polri: Mulai Tugas dari Doa

Oktober 22, 2026

EDITORIAL: Kapolri dan Menhub, Dari Rapat ke Kesiapan Nataru

Oktober 21, 2026

Kakorlantas Polri: Polantas Kawal Distribusi BBM

Oktober 19, 2026
Berita Terbaru

Siap-siap Polda Sulsel Bakal Gelar Operasi Patuh Pallawa 2026!

Oktober 22, 2026

Kakorlantas Polri: Mulai Tugas dari Doa

Oktober 22, 2026

Satlantas Polres Pangkep Survei Jalan Rawan Lakalantas. Ini Temuannya!

Oktober 22, 2026

EDITORIAL: Kapolri dan Menhub, Dari Rapat ke Kesiapan Nataru

Oktober 21, 2026
  • HUKUM

Siap-siap Polda Sulsel Bakal Gelar Operasi Patuh Pallawa 2026!

Oktober 22, 2026

ANALISIS: Ketika “EWAKO” Diuji Aksi Perang Kelompok

Oktober 18, 2026

Kapolda Sulsel Kunjungi Brimob: Pahami Perkembangan Strategis, Regional Maupun Global

Oktober 15, 2026

Diduga Sabu Terselip di Saku Jaket, Pria di Keera Diamankan Satlantas Polres Wajo

Oktober 12, 2026
Copyright © 2017. LANTAS INFO RhynaldKing.
  • Redaksi
  • Home

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.