Cikampek – Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin turut melakukan inspeksi langsung rekayasa lalu lintas One Way Nasional di KM 70 Cikatama, Minggu (6/4/2025), bersama Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi, dan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho.

Menkes mengapresiasi kontribusi Polri, Kementerian Perhubungan, serta Jasa Marga atas penurunan signifikan angka kecelakaan selama arus mudik dan balik tahun ini.

Menurut data yang diterima Menkes, jumlah kecelakaan lalu lintas pada arus mudik dan balik 2025 turun 45%, dari 397 kejadian pada tahun 2024 menjadi 220 kejadian. Angka korban meninggal dunia juga mengalami penurunan tajam sebesar 69%, dari 193 orang tahun lalu menjadi 59 orang.

“Sebagai Menteri Kesehatan, saya merasa senang sekali. Terima kasih kepada semua pihak yang telah membantu mengingatkan pengemudi agar lebih berhati-hati,” ujar Menkes.

Menkes menjelaskan bahwa kelancaran arus lalu lintas menjadi faktor utama penurunan angka kecelakaan.

Pengaturan rekayasa lalu lintas, seperti pemanfaatan VC ratio (Vehicle Capacity ratio) yang dikontrol hingga batas maksimal 0,7, memastikan jalanan tetap lancar tanpa kemacetan berlebih yang dapat menyebabkan stres dan kelelahan pada pengemudi.

Atas nama Kementerian Kesehatan, Menkes Budi Gunadi Sadikin menyatakan rasa bangga terhadap hasil kerja keras seluruh stakeholder dalam pelaksanaan Operasi Ketupat tahun ini.

Keberhasilan ini sekaligus menjadi indikator positif bagi kesehatan masyarakat, sebagaimana standar yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO), di mana jumlah kecelakaan lalu lintas menjadi salah satu parameter tingkat kesehatan suatu negara. (**).

Berita Terkait