JAKARTA– Berita mengenai berakhirnya Operasi Zebra 2025 yang disampaikan Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Pol Aries Syahbudin membuka babak baru dalam upaya penguatan keselamatan berlalu lintas di Indonesia.
Operasi yang secara resmi ditutup pada 30 November 2025 pukul 00.00 WIB itu kini memasuki tahap penting, yakni Analisis dan Evaluasi (ANEV) untuk memastikan data pelaksanaan operasi tersaji dengan lengkap dan akurat.
Senin pagi (1/12/2025), Kombes Aries memimpin apel di Lapangan Korlantas Polri dengan semangat bahwa operasi ini sudah menunjukkan hasil yang menggembirakan, terutama pada minggu pertama pelaksanaannya.
Ia menjelaskan bahwa penggunaan teknologi digital dalam penegakan hukum, khususnya ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement), mengalami lonjakan signifikan dibandingkan metode tilang manual yang selama ini biasa dilakukan. Sistem ETLE yang meliputi ETLE statis, handheld, hingga portable, berhasil meningkatkan efektivitas penindakan pelanggaran.
Meski begitu, masih diterapkan teguran tertulis di sejumlah daerah yang belum terjangkau teknologi ini.
“Lonjakan penggunaan ETLE sangat luar biasa. Ini pola yang memang kita harapkan pada pelaksanaan Operasi Zebra,” ujar Kombes Aries dengan optimisme.
Tidak hanya itu, angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban pada minggu pertama juga menunjukkan penurunan yang nyata.
Kombes Pol. Aries menyoroti bagaimana aktivitas personel di lapangan yang melakukan tindakan pre-emptive, preventive, dan represif secara bersamaan memberi dampak positif langsung dalam menekan angka kecelakaan.
Operasi ini menempatkan perhatian khusus pada penindakan balap liar serta perlindungan bagi para pejalan kaki.
Personel bahkan aktif membantu pejalan kaki menyeberang jalan dan memberikan edukasi keselamatan, mengajarkan prinsip sederhana, stop, lihat, baru jalan. Langkah nyata ini terbukti efektif mengurangi risiko kecelakaan.
Selain evaluasi Operasi Zebra, Kombes Aries juga berbagi hasil Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR yang memberikan apresiasi tinggi terhadap kinerja Korlantas.
Selain pujian, DPR turut mendukung persiapan integrasi sistem jelang Operasi Lilin 2025, menandai kemajuan berkelanjutan dalam perbaikan tata kelola lalu lintas nasional.
“Terima kasih atas dedikasi rekan-rekan. Apresiasi legislatif yang kita terima merupakan hasil kerja keras kita semua,” tutupnya dengan rasa bangga.
Cerita tentang Operasi Zebra 2025 ini bukan hanya tentang penindakan hukum, tapi juga tentang transformasi digital, kerja sama tim, dan komitmen nyata untuk mewujudkan jalan raya yang lebih aman bagi seluruh masyarakat.(*)
