Close Menu
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
Rabu, September 23
  • Redaksi
  • Home
Facebook X (Twitter) LinkedIn VKontakte
LANTAS INFOLANTAS INFO
Banner
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Home»Nasional»Baru, Begini Penampakan Pataka dan Tanda Kesatuan Korlantas Polri
Nasional

Baru, Begini Penampakan Pataka dan Tanda Kesatuan Korlantas Polri

Lantas InfoBy Lantas InfoOktober 29, 2024Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Share
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link

JAKARTA– Kapolri secara resmi mengeluarkan Surat Keputusan Nomor: KEP/1616/IX/2024 terkait Pataka Korps Lalu Lintas Polri, Tanda Kesatuan Lalu Lintas, serta Tanda Korps Kesatuan Lalu Lintas, yang efektif diberlakukan sejak 22 September 2024. Keputusan ini menjadi langkah penting bagi Korlantas Polri dalam memperkuat citra profesionalisme serta komitmen pengabdian di bidang lalu lintas.

Pataka Korps Lalu Lintas hadir dengan semboyan “Dharmakerta Marga Raksyaka,” membawa simbol-simbol berkarakter yang merefleksikan misi Korlantas dalam menjaga keamanan, keselamatan, ketertiban, serta kelancaran lalu lintas. Terdapat dua jenis pataka: pataka asli untuk kegiatan tradisi dan pataka duplikat yang ditempatkan di ruang kerja Kakorlantas Polri.

Makna dari semboyan “Dharmakerta Marga Raksyaka” sangat dalam. “Dharma” berarti kerja tulus tanpa pamrih, “Marga” mewakili jalan raya dan pengguna jalan, sementara “Raksyaka” mencerminkan peran perlindungan, pengayoman, serta pelayanan kepada masyarakat. Filosofi ini menjadi landasan semangat pengabdian bagi setiap anggota Korlantas dalam menjalankan tugas.

Desain pataka juga penuh makna, dengan perisai, roda, sayap, dan tiga bintang yang masing-masing memiliki arti tersendiri. Perisai merepresentasikan perlindungan bagi masyarakat dan negara; roda mencerminkan dinamika sosial serta semangat profesionalisme Polantas. Sayap menjadi lambang gerakan dinamis dan inisiatif dalam melayani masyarakat.

Tiga bintang pada pataka menggambarkan Tribrata sebagai pedoman hidup anggota Polri, serta mencerminkan lalu lintas sebagai cerminan budaya bangsa dan bagian vital dalam kehidupan.

Warna biru pada pataka melambangkan profesionalisme dan kekuatan anggota Polantas, sementara warna putih mencerminkan ketulusan dalam pelayanan. Kombinasi ini menegaskan dedikasi Polantas dalam mengayomi dan melindungi masyarakat.

Selain Pataka, Tanda Kesatuan Lalu Lintas juga diperkenalkan sebagai simbol identitas Korlantas Polri. Tanda ini melambangkan semangat patriotisme, komitmen pelayanan, serta peran Korlantas dalam menjaga keselamatan dan ketertiban lalu lintas. Tanda Kesatuan Lalu Lintas ini dikenakan oleh anggota Polantas dan Pegawai Negeri di Polri pada lengan kanan seragam dinas, sesuai ketentuan.

Tanda Korps Kesatuan Lalu Lintas adalah simbol kualifikasi khusus bagi anggota yang bertugas di bidang lalu lintas. Warna biru melambangkan profesionalisme, putih melambangkan ketulusan, dan garis merah merepresentasikan keberanian serta ketegasan dalam penegakan hukum. Tanda ini dipasang pada saku kiri seragam, sesuai standar yang berlaku.

Untuk mendukung penerapan simbol-simbol baru ini, para Dirlantas dan Kasat Lantas diarahkan untuk melakukan sosialisasi kepada anggota serta masyarakat di wilayah masing-masing. Langkah ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat akan peran Korlantas Polri dalam mewujudkan keamanan dan ketertiban lalu lintas.

Desain pada Pataka dan Tanda Kesatuan Lalu Lintas mengandung nilai-nilai dari Pancasila, Tribrata, dan Catur Prasetya. Sayap dengan lima helai mewakili Pancasila, tiga helai untuk Tribrata, dan empat helai depan menggambarkan Catur Prasetya. Nilai-nilai ini menjadi pedoman moral bagi setiap anggota Polantas dalam menjalankan tugasnya.

Dengan simbol-simbol ini, diharapkan anggota Polantas semakin meningkatkan kesadaran dalam melaksanakan tugas serta mudah dikenali oleh masyarakat sebagai pelaksana tugas di lapangan. Komitmen Korlantas Polri adalah terus mengembangkan profesionalisme anggotanya, salah satunya melalui perkenalan simbol-simbol ini yang diharapkan dapat merefleksikan identitas Korlantas sebagai pelindung dan pelayan masyarakat dalam bidang lalu lintas.
(Korlantas Polri)

Ditlantas Polda Sulsel
Share. Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Previous ArticleJasa Raharja dan Pemprov. Gorontalo Gelar Audiensi untuk Bahas Program Kerja Bersama Kesamsatan
Next Article Usai Viral Aksi Freestyle, Pemuda Maccini ini Terbaring di Rumah Sakit dan Dilidik Polantas

Berita Lainnya

Hari Jadi Lalulintas Bhayangkara ke-71, Kakorlantas Polri: Prioritaskan Keselamatan

September 22, 2026

Jelang HUT ke-71, Pataka Korlantas Dicuci

September 16, 2026

ETLE dan PNBP: Korlantas Perkuat Transparansi Tilang Elektronik

September 16, 2026
Berita Terbaru

September 23, 2026

Hari Jadi Lalulintas Bhayangkara ke-71, Kakorlantas Polri: Prioritaskan Keselamatan

September 22, 2026

Ditlantas Polda Sulsel PamerTeknologi Penanganan Kecelakaan di Hari jadi Lalulintas Bhayangkara ke-71

September 22, 2026

“Satu Nyawa Sangat Berharga”, Pesan Dirlantas Polda Sulsel di Apel Lalulintas Bhayangkara ke-71

September 22, 2026
  • HUKUM

Operasi Dua Pekan, Satlantas Polrestabes Makassar Amankan 355 Motor; Busur dan Ketapelpun Disita

September 7, 2026

Jaga Kamtibmas, Polres Gowa Bakal Berantas Perjudian

September 4, 2026

Update Data Laka Lantas Kini Tampil di Papan Informasi Digital Ditlantas Sulsel, Keluar dari Zona Merah!

September 1, 2026

Kapolresta Gowa Bakal Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan

Agustus 26, 2026
Copyright © 2017. LANTAS INFO RhynaldKing.
  • Redaksi
  • Home

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.