JAKARTA– Korlantas Polri mengadakan pelatihan pengelolaan data Road Safety Partnership Action (RSPA) melalui fitur yang tersedia di Portal Road Safety Research Development (RSRD).
Kegiatan ini diikuti para operator dari berbagai daerah dengan tujuan meningkatkan kemampuan literasi digital terkait keselamatan berlalu lintas.
Narasumber dari Universitas Jember, Sonya Sulistiono, menjelaskan bahwa pelatihan ini dirancang agar para peserta lebih terampil mengelola konten di portal RSRD.
“Platform ini memuat berita, video, serta pustaka digital. Harapannya, portal bisa menjadi pusat informasi penting dalam mendukung digitalisasi manajemen lalu lintas dan edukasi keselamatan jalan,” terangnya.
Materi pelatihan dibagi menjadi dua pokok bahasan. Pertama, tentang Rencana Aksi Keselamatan Polri yang merupakan tindak lanjut dari Rencana Umum Nasional Keselamatan.
Kedua, peningkatan kemampuan anggota dalam menulis serta memanfaatkan teknologi sehingga portal dapat berfungsi sebagai sumber literasi lalu lintas yang relevan dan mudah diakses.
Sementara itu, akademisi dari Fakultas Teknik Universitas Indonesia, Andi Gagusuma, menyoroti pentingnya pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mendukung kinerja personel.
“Petugas di lapangan umumnya tidak memiliki latar belakang membuat laporan terstruktur. Dengan bantuan teknologi seperti ChatGPT, Copilot, atau Gemini, proses penyusunan laporan bisa dipercepat dari hitungan jam menjadi hanya belasan menit,” jelasnya.
Andi menekankan, meski AI bisa memangkas waktu, peran manusia tetap dibutuhkan untuk memastikan akurasi data. Dengan sistem tersebut, laporan menjadi lebih efisien dan cepat dimanfaatkan sebagai bahan pengambilan keputusan pimpinan.
Korlantas berharap ke depan portal RSRD tidak hanya memuat laporan rutin, tetapi juga menghadirkan konten yang lebih mendalam, informatif, dan memberi dampak nyata bagi masyarakat luas. (*)
