Maros– Sebagai bentuk kepedulian terhadap pemohon Surat Izin Mengemudi (SIM) yang sering mengalami kegagalan dalam ujian teori dan praktik, Kasat Lantas Polres Maros, mengambil inisiatif untuk membagikan buku panduan berisi materi ujian teori bagi calon pemegang SIM.

Langkah ini kata Kasatlantas Polres Maros, Iptu bertujuan agar pemohon memiliki pemahaman yang lebih baik sebelum mengikuti ujian di Satuan Penyelenggara Administrasi SIM (Satpas).

“Program ini dilakukan mengingat banyak pemohon SIM yang harus bolak-balik ke Satpas akibat gagal dalam ujian, baik karena kurangnya pengetahuan tentang aturan lalu lintas maupun minimnya kesiapan menghadapi soal-soal ujian,” ucapnya.

Dengan adanya buku panduan dan bocoran materi teori, diharapkan pemohon bisa lebih percaya diri dan memiliki kesempatan lebih besar untuk lulus ujian dengan baik.

Kasat Lantas menegaskan, bahwa tujuan utama dari pemberian buku panduan ini bukan hanya membantu pemohon SIM agar bisa lolos ujian, tetapi juga untuk meningkatkan kesadaran berlalu lintas.

‘Kelalaian dalam memahami aturan berkendara dapat berkontribusi pada tingginya angka kecelakaan,” papar kasatlantas.

Oleh karena itu, selain memastikan pemohon lulus ujian, pihak kepolisian ingin memastikan bahwa setiap pengemudi benar-benar memahami etika dan aturan lalu lintas sebelum mendapatkan izin mengemudi.

“Dengan langkah ini, diharapkan kualitas pemegang SIM semakin baik dan para pengendara dapat lebih disiplin dalam berlalu lintas,” ucap Kamaludin.

Ditambahkan, program ini juga menjadi bentuk komitmen kepolisian dalam menciptakan budaya berkendara yang aman dan bertanggung jawab,  sehingga berdampak positif terhadap penurunan angka kecelakaan di wilayah tersebut. (*)

Berita Terkait