Close Menu
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, Oktober 26
  • Redaksi
  • Home
Facebook X (Twitter) LinkedIn VKontakte
LANTAS INFOLANTAS INFO
Banner
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Home»Peristiwa»Mobil Pickup Over Kapasitas ini Membahayakan, Kena Sanksi Tilang Satlantas Polres Wajo
Peristiwa

Mobil Pickup Over Kapasitas ini Membahayakan, Kena Sanksi Tilang Satlantas Polres Wajo

Lantas InfoBy Lantas InfoMei 18, 2022Updated:Mei 18, 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Membahayakan, sopir pickup ini kena tilang
Share
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link

MAKASSAR– Dinilai sangat membahayakan bagi pengemudi maupun pengguna jalan lainnya, mobil pickup yang memuat barang over kapasitas ataupun dimensi Over load (Odol) ditindaki dengan tilang oleh polisi, Rabu (18/5/22).

Kasatlantas Polres Wajo, AKP Haryanto menjelaskan, penindakan tilang yang diberikan pada pengemudi Daihatsu Pickup warna hitam yang masih menggunakan plat sementara (putih) DD 8878 XX ini, sebagai bentuk pelanggaran lalulintas.

“Kendaraan pick up dengan muatan berlebih yang melintas di wilayah hukum Polres Wajo akan mendapatkan tindakan langsung atas pelanggaran tersebut. Pemberlakuan adanya tilang atau tindakan langsung terhadap angkutan barang yang membawa muatan berlebih atau overload dan melebihi batas ketentuan (over dimensi) sama dengan penindakan terhadap kendaraan bermuatan lebih (ODOL),” tegas Kasatlantas Polres Wajo.

Hal ini beber Haryanto, cenderung dirasa sangat berbahaya bagi pengguna jalan lainnya karena kendaraan mobil barang / pick up yang kelebihan dimensi dan muatan ini memicu terjadinya kecelakaan lalulintas (lakalantas).

“Seperti kita ketahui bersama banyak pick up yang overload yakni terkait produktifitas. Operator atau perusahaan ingin hemat sehingga membawa barang melebihi kapasitas angkut. Oleh karena itu kendaraan mobil barang overload lebih banyak di jalan sehingga kelebihan dimensi dan muatan itu dapat memicu bahaya lakalantas,” terangnya.

Diungkapkan, makna dan hakekat yang tersirat dalam penertiban pelanggaran lalulintas, khususnya pada angkutan barang yang memuat barang berlebihan dan masuk kategori ODOL adalah tindakan yang diperbolehkan dalam tingkat pengawasan adalah hanya tilang. (*)

Ditlantas Polda Sulsel
Share. Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Previous ArticleAKBP Erwin Syah SIK: Pengguna TNKB Baru Warna Dasar Putih Bukan Produk Korlantas Polri, Dapat Dikenakan Tilang
Next Article Truk Alami Patah As, 6 Jam Area Tompo Ladang Alami Perlambatan Arus. Ini Tindakan Personel Satlantas Polres Maros!

Berita Lainnya

Masyarakat Adat Desak Kejari Usut Dugaan Mafia Tanah di Lingko Lasi

Oktober 24, 2026

Ditlantas Polda Sulsel Gelar Jalan Santai dan Senam Massal Peringati Hari Jadi Lalulintas Bhayangkara ke-71

September 23, 2026

Bersama Warga, Polsek Bontocani Rampungkan Jalan Tani Ulu Bila

Agustus 28, 2026
Berita Terbaru

Waduh, Nama Kasatlantas Polres Bone Dicatut Penipu!

Oktober 25, 2026

EDITORIAL: Operasi Patuh 2026, Tilang Wajib Diawasi Provos!

Oktober 25, 2026

18 Remaja Dibina di SPN Polda Sulsel Tolak Kekerasan

Oktober 25, 2026

Sukseskan Operasi Patuh 2026. “Patuh Karena Sadar, Bukan Karena Takut”

Oktober 24, 2026
  • HUKUM

Ops Patuh 2026 Dimulai 26 Oktober, Satlantas Polres Bone Siap Tertibkan Pengguna Jalan

Oktober 24, 2026

Siap-siap Polda Sulsel Bakal Gelar Operasi Patuh Pallawa 2026!

Oktober 22, 2026

ANALISIS: Ketika “EWAKO” Diuji Aksi Perang Kelompok

Oktober 18, 2026

Kapolda Sulsel Kunjungi Brimob: Pahami Perkembangan Strategis, Regional Maupun Global

Oktober 15, 2026
Copyright © 2017. LANTAS INFO RhynaldKing.
  • Redaksi
  • Home

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.