Close Menu
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
Selasa, September 15
  • Redaksi
  • Home
Facebook X (Twitter) LinkedIn VKontakte
LANTAS INFOLANTAS INFO
Banner
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Home»Nasional»Fatalitas Kecelakaan Turun 23,23 Persen, Korlantas Sebut Pengamanan Nataru 2025 Berjalan Efektif
Nasional

Fatalitas Kecelakaan Turun 23,23 Persen, Korlantas Sebut Pengamanan Nataru 2025 Berjalan Efektif

Lantas InfoBy Lantas InfoDesember 27, 2025Tidak ada komentar3 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Share
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link

BEKASI – Arus mudik libur Natal dan Tahun Baru 2025/2026 dipastikan mencapai titik tertinggi pada 24 Desember 2025. Hal itu disampaikan Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho saat memaparkan hasil evaluasi pengamanan Nataru di Command Center Km 29 Cikarang Utara, Bekasi, Jumat (26/12).

Dalam keterangannya, Irjen Agus mengungkapkan perkembangan menggembirakan terkait keselamatan lalu lintas. Sepanjang masa mudik, jumlah korban meninggal akibat kecelakaan tercatat mengalami penurunan signifikan.

“Dari evaluasi sore ini, terlihat fatalitas kecelakaan turun hingga 23,23 persen. Ini capaian yang patut disyukuri,” ujarnya.

Meski angka kecelakaan menurun, Polri tetap memperketat pengawasan terhadap pelanggaran yang berpotensi memicu insiden baru.

Salah satunya adalah pembatasan kendaraan bersumbu tiga dan truk besar yang dilarang melintas di jalan tol pada periode tertentu.

“Kami tak segan menindak. Mulai dari penilangan, teguran, hingga memaksa kendaraan keluar dari tol bila melanggar,” tegasnya.

Ia meminta para pengusaha angkutan barang memastikan sopir mematuhi jam operasional yang telah diatur demi keselamatan bersama.

1,36 Juta Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Hingga 26 Desember 2025, Korlantas mencatat sekitar 1,36 juta kendaraan telah bergerak keluar Jakarta menuju arah Trans Jawa dan Sumatra.

Angka itu mewakili sekitar 47 persen dari proyeksi total 2,9 juta kendaraan yang diprediksi melakukan perjalanan mudik.
Irjen Agus mengakui sejumlah titik wisata seperti Gadog, Malioboro Yogyakarta, dan Karanganyar sempat mengalami kepadatan.

Namun ia memastikan kondisi dapat ditangani melalui rekayasa lalu lintas yang disiapkan sejak awal.

“Pagi tadi juga sempat ada perlambatan di beberapa ruas tol akibat kecelakaan, tapi seluruhnya sudah tertangani dan arus kembali normal,” jelasnya.

Prediksi Arus Balik Bergeser
Perubahan pola kerja masyarakat, terutama penerapan work from anywhere (WFA), diperkirakan menggeser puncak arus balik. Semula diprediksi jatuh pada 2 Januari 2026, namun kini kemungkinan besar akan terjadi pada 4 Januari 2026.

“Dengan adanya kebijakan WFA, kepadatan kendaraan berpotensi bergeser ke tanggal 4. Kami sudah menyiapkan langkah antisipasinya,” ujar Kakorlantas.

Sekitar 2,8 juta kendaraan diperkirakan akan kembali menuju Jabodetabek pada periode arus balik ini. Untuk menghadapi lonjakan tersebut, Polri akan menambah kekuatan personel di sejumlah titik rawan dan menyiapkan rekayasa lalu lintas seperti contraflow maupun one way.

Pengelolaan Arus Balik Terpadu
Irjen Agus menegaskan bahwa seluruh arus kendaraan dari Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, hingga Sumatra akan dikelola secara terpadu.

Tujuannya memastikan kelancaran dan keamanan selama masyarakat kembali dari masa liburan.

“Semua pergerakan menuju Jakarta harus dipastikan aman. Baik dari Trans Jawa maupun Sumatra, kami sudah siapkan skenario lengkap,” tandasnya.

Ia berharap masyarakat dapat memilih waktu pulang yang lebih tersebar sehingga kepadatan tidak mengumpul pada satu hari. Namun apa pun kondisinya, Polri disebut siap menghadapi skenario terberat sekalipun. (*)

Ditlantas Polda Sulsel
Share. Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Previous ArticleTajuk: Menutup Celah, Memutus Mafia BBM Subsidi di SPBU, Jangan Sebatas Celoteh Belaka!
Next Article Polrestabes Makassar: Tidak Ada SIM B2 Instan Rp4,5 Juta. Calo Akan Ditindak!

Berita Lainnya

Polantas KARIB Jadi Sarana Edukasi Keselamatan Lalu Lintas bagi Pelajar

September 10, 2026

Irjen Pol Wibowo: Jaga Tren Penurunan Korban Jiwa, Perketat Pengawasan Anggota di Lapangan

September 4, 2026

Siap atau Tidak? Polri Genjot Persiapan Zero ODOL 2027

September 4, 2026
Berita Terbaru

Cikal Bakal Lahirnya Polantas, Dari Verkeerspolitie ke Polantas KARIB

September 15, 2026

Antrean BBM Mengular, Polresta Gowa Turunkan Sabhara dan Satlantas

September 11, 2026

Polantas KARIB Jadi Sarana Edukasi Keselamatan Lalu Lintas bagi Pelajar

September 10, 2026

KOLOM: Panic Buying atau Panic Trust? Di Balik Narasi Antrian BBM di Sulsel!

September 10, 2026
  • HUKUM

Operasi Dua Pekan, Satlantas Polrestabes Makassar Amankan 355 Motor; Busur dan Ketapelpun Disita

September 7, 2026

Jaga Kamtibmas, Polres Gowa Bakal Berantas Perjudian

September 4, 2026

Update Data Laka Lantas Kini Tampil di Papan Informasi Digital Ditlantas Sulsel, Keluar dari Zona Merah!

September 1, 2026

Kapolresta Gowa Bakal Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan

Agustus 26, 2026
Copyright © 2017. LANTAS INFO RhynaldKing.
  • Redaksi
  • Home

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.