JAKARTA– Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum., menghadiri Apel Terpadu Jasa Marga Siaga Operasional Libur Hari Raya Idulfitri 1447 H/2026 di TMII.

Kehadirannya menandai sinergi lintas sektoral dalam persiapan arus mudik dan balik Operasi Ketupat 2026.

Hadir pula Kementerian Pekerjaan Umum Wilan Octavian, Direktur Utama PT Jasa Marga Rivan A. Purwantono, Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan, serta Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin.

Kakorlantas menegaskan kesiapan semua pihak. “Semua kesiapan dalam rangka Operasi Ketupat, baik dari stakeholder, sinergitas, baik dari Kementerian Perhubungan, dari Kementerian PUPR, semua menteri Kabinet Merah Putih, Dirut Jasa Marga, Jasa Raharja, dan seluruhnya sudah siap,” ujar Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum.

Apel terpadu ini menjadi penanda siaga penuh. “Pagi ini kita melaksanakan apel terpadu Jasa Marga Siaga, tentunya ini menandakan bahwa kita semuanya sudah siap. Suksesi pengamanan Operasi Ketupat 2025 tahun lalu cukup bagus, tetapi tahun ini tentunya harus kita tingkatkan,” tambahnya.

Kakorlantas mengapresiasi inisiatif Jasa Marga sebagai wakil Kapolri. “Saya sebagai pihak yang mewakili Bapak Kapolri, tentunya menyampaikan apresiasi yang sangat luar biasa, terutama Jasa Marga yang saat ini mempersiapkan apel terpadu,” jelasnya.

Operasi Ketupat 2026 ditekankan sebagai operasi kemanusiaan. “Operasi Ketupat tahun 2026 adalah operasi kemanusiaan, bukan hanya operasi di bidang lalu lintas, bukan hanya kita mengamankan arus mudik dan balik, tetapi Operasi Ketupat tahun ini, negara hadir bersama untuk bisa menjamin momen sosial dan spiritual, menjaga rangkaian kegiatan masyarakat dari bulan suci Ramadan hingga Idul Fitri,” tegas Kakorlantas Polri.

Fokus pengamanan mencakup lima klaster prioritas: jalan tol, jalan arteri, penyeberangan pelabuhan, tempat ibadah, dan tempat wisata.

“Pertama adalah jalan tol dengan dinamikanya, kedua jalan arteri, ketiga tempat penyeberangan pelabuhan, keempat tempat-tempat ibadah dan terakhir adalah tempat-tempat wisata sudah kita identifikasi semuanya. Untuk jalan tol menjadi prioritas,” ungkapnya.

Kakorlantas yakin kolaborasi menjadi kunci utama. “Kami yakin kata kunci dari keberhasilan Operasi Ketupat 2026 adalah kolaborasi, sinergitas, dan tentunya kebersamaan di lapangan. Together we can, bersama kita kuat, dan bersama kita berhasil,” pungkas Irjen Pol Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. (*)

Berita Terkait