Kakorlantas Polri Tekankan Profesionalisme, Digitalisasi, dan Pelayanan Humanis untuk Lalu Lintas Aman dan Lancar.
JAKARTA– Kakorlantas Polri Irjen Pol. Drs. Agus Suryonugroho, S.H., M.Hum. menekankan pentingnya profesionalisme, digitalisasi, dan pelayanan humanis kepada seluruh personel Korlantas Polri dalam mendukung program prioritas Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo serta mewujudkan keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas di Indonesia.
Dalam arahannya kepada jajaran personel, Irjen Pol. Agus mengingatkan bahwa setiap kebijakan pimpinan harus dijabarkan secara konkret hingga tingkat pelaksana di lapangan.
Menurutnya, seluruh personel harus mampu menerjemahkan setiap instruksi menjadi langkah nyata yang dirasakan masyarakat.
“Kaitannya dengan pencapaian Bapak Kapolri yang selalu saya pedomani untuk bisa menjabarkan 5 agenda besar. Kami yakin ketika satu perintah pimpinan, rekan-rekan bisa menjabarkan lebih dari 10 langkah,” ujar Irjen Pol. Agus.
Ia mengatakan arahan Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo program “Polantas Menyapa dan Melayani” harus terus diperkuat di seluruh subsektor, mulai dari bidang registrasi dan identifikasi (Regident), penegakan hukum (Gakkum), hingga keamanan dan keselamatan (Kamsel).
Menurutnya, seluruh program tersebut bermuara pada satu tujuan utama, yakni menciptakan lalu lintas yang aman, selamat, tertib, dan lancar.
Irjen Pol. Agus juga meminta jajaran untuk terus mengembangkan digitalisasi layanan dan transformasi sistem di lingkungan Korlantas Polri.
Beberapa program yang menjadi perhatian antara lain revitalisasi Indonesia Safety Driving Center (ISDC), pengembangan konsep Smart City, hingga penguatan sistem penegakan hukum berbasis teknologi.
“Digitalisasi di Korlantas ini cukup bagus. Masing-masing satker sudah ada semuanya. Tinggal dimunculkan terus dan ditingkatkan,” katanya.
Selain itu, Korlantas Polri juga terus memperkuat pendekatan humanis melalui kolaborasi bersama komunitas ojek online, kampus, sekolah, pondok pesantren, hingga stakeholder lintas sektor melalui konsep lima pilar keselamatan.
Dalam arahannya, Irjen Pol. Agus turut meminta seluruh jajaran menggaungkan Hari Keselamatan Lalu Lintas yang diperingati setiap September.
Ia berharap kegiatan edukasi seperti safety riding dapat kembali dioptimalkan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap keselamatan berkendara.
Di bidang penegakan hukum, Irjen Pol. Agus mendorong transformasi digital melalui penerapan ETLE, face recognition, dan berbagai sistem modern lainnya.
Ia juga meminta seluruh jajaran terus mengangkat narasi pelayanan modern dan digitalisasi dalam setiap koordinasi maupun forum lintas institusi.
Irjen Pol. Agus juga mengapresiasi personel patroli lalu lintas yang dinilai mampu menjalankan tugas secara humanis dan mendapatkan respons positif dari masyarakat.
Ia meminta potensi-potensi personel berprestasi tersebut terus dipantau dan dikelola dengan baik.
“Kalau ada personel yang punya potensi dan bekerja dengan baik, itu harus dikelola dan diapresiasi. Karena tidak semua orang bisa melakukan itu,” pungkasnya. (*)
