Di Tangan Kapolda Sulsel yang Baru, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Prioritaskan instruksi Presiden Melawan Narkoba, Penyelundupan, dan Judi Online.
Oleh: Zulkifli Malik
Kapolda Sulawesi Selatan yang baru, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo, diyakini akan mengambil peran strategis dalam menjalankan tiga prioritas utama yang diinstruksikan langsung oleh Presiden Prabowo Subianto kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Instruksi ini disampaikan secara resmi setelah Prabowo menjabat Presiden pada 20 Oktober 2024 dan ditegaskan kembali saat pemusnahan narkoba besar-besaran di Mabes Polri pada 29 Oktober 2024.
Pertama, pemberantasan narkoba menjadi fokus utama yang sangat ditekankan oleh Presiden Prabowo.
Hal ini didasari oleh fakta bahwa narkoba dianggap sebagai ancaman serius yang dapat merusak moral dan masa depan bangsa.
Polri telah mencatat keberhasilan besar dengan penyitaan barang bukti narkoba sebesar 214,84 ton senilai Rp29,37 triliun. Jika tidak dicegah, narkoba sebanyak itu bisa digunakan oleh hampir dua kali jumlah penduduk Indonesia, yakni sekitar 629 juta orang.
Prioritas kedua adalah memberantas penyelundupan, yang seringkali berkolerasi dengan kejahatan narkoba serta aktivitas ilegal lainnya yang mengancam stabilitas dan keamanan negara.
Penegasan ini menunjukkan pentingnya koordinasi dan penguatan pengawasan di wilayah perbatasan dan wilayah rawan penyelundupan, di mana Kapolda Sulsel memiliki peran penting mengingat posisi strategis provinsi tersebut.
Ketiga, perjudian online juga menjadi perhatian serius. Perkembangan teknologi digital yang masif menuntut Polri untuk semakin adaptif dalam mengawasi aktivitas ilegal yang berbasis daring.
Prioritas ini menunjukkan perhatian pemerintah terhadap dampak negatif perjudian online yang bisa memperburuk kondisi sosial dan ekonomi masyarakat.
Keberhasilan Polri selama ini juga dibuktikan dengan transformasi signifikan di tingkat lokal, di mana 228 kampung yang sebelumnya dikenal sebagai kampung narkoba berhasil diubah menjadi 118 kampung bebas narkoba dalam kurun waktu satu tahun.
Ini menjadi bukti nyata kerja keras dan komitmen aparat di lapangan, termasuk di bawah kepemimpinan Kapolda Sulsel yang baru.
Sebagai Kapolda, Irjen Djuhandhani Rahardjo diperkirakan akan memprioritaskan intensifikasi operasi pada ketiga bidang tersebut dalam lingkup Sulawesi Selatan, apalagi jendral bintang dua ini seorang reserse tulen yang punya segudang pengalaman.
Fokus tersebut sejalan dengan arahan pusat yang menuntut tindakan tegas dan terukur terhadap sindikat narkoba, jaringan penyelundupan, serta aktivitas judi online yang mengancam tatanan sosial.
Arahan Presiden ini tak hanya hanya berbicara di pusaran penegakan hukum secara ketat, tetapi juga mencakup pendekatan strategis yang melibatkan pencegahan, pemberdayaan masyarakat, dan rehabilitasi bagi pengguna narkoba.
Polri diharapkan terus berinovasi dalam metode penindakan dengan dukungan teknologi modern agar hasil yang dicapai semakin optimal.
Dengan posisi Sulsel sebagai wilayah yang cukup strategis dan rawan berbagai tindak kejahatan tersebut, peran Kapolda baru sangat krusial dalam menjawab tantangan ini.
Keberhasilan di Sulsel akan menjadi bagian penting dari keseluruhan upaya nasional dalam menjaga keamanan, ketertiban, dan masa depan bangsa yang lebih cerah.
Semoga Sukses Jendral…!!!
