JAKARTA– Direktur Registrasi dan Identifikasi (Dirregident) Korlantas Polri, Brigjen Pol Wibowo, secara resmi membuka rapat analisis dan evaluasi (anev) Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Ditregident Korlantas Polri Tahun Anggaran 2025 pada Senin, (9/2) .

Rapat yang digelar di Gedung Korlantas Polri, Jakarta, dan dihadiri para Kepala Subdirektorat Regident perwakilan Polda jajaran tersebut menandai komitmen institusional dalam memastikan tata kelola penerimaan negara dan pelayanan publik berjalan secara akuntabel, terukur, serta berorientasi pada peningkatan kualitas layanan.

Dalam forum strategis tersebut, Brigjen Pol Wibowo menegaskan bahwa penguatan program Polantas Menyapa merupakan kebutuhan mendesak dalam menjawab dinamika pelayanan publik di era modern.

Program yang digagas oleh Kakorlantas Polri ini dipandang relevan dengan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang tidak hanya administratif, tetapi juga komunikatif, humanis, dan berlandaskan kepastian hukum.

Apresiasi publik yang telah diperoleh menjadi indikator bahwa pendekatan pelayanan berbasis kedekatan sosial memiliki legitimasi yang kuat di tengah masyarakat.

Namun demikian, Brigjen Pol Wibowo menekankan bahwa keberhasilan program tidak cukup diukur dari tingkat popularitas atau respons positif semata.

“Program Polantas Menyapa ini sangat tepat dan sudah banyak mendapatkan apresiasi. Tinggal bagaimana kita melaksanakannya secara konsisten,” ujarnya.

Tantangan sesungguhnya, menurut dia, terletak pada kemampuan organisasi menjadikan Polantas Menyapa sebagai budaya kerja yang melekat, bukan sekadar agenda programatik yang bersifat temporer atau seremonial.

Lebih jauh, ia menggarisbawahi bahwa esensi Polantas Menyapa adalah menghadirkan pelayanan terbaik kepada masyarakat melalui prinsip tepat jumlah, tepat waktu, dan memiliki kepastian hukum.

Pendekatan ini sekaligus dimaksudkan untuk memperkuat relasi kepercayaan antara Polri dan publik.

“Ini bukan sekadar program, tapi bagaimana bisa menjadi kebiasaan dalam keseharian tugas. Itu harapan Bapak Kakorlantas,” tegas Brigjen Pol Wibowo, menempatkan Polantas Menyapa sebagai fondasi dan operasional dalam pelaksanaan fungsi lalu lintas.

Rapat anev PNBP ini juga dimanfaatkan sebagai ruang konsolidasi untuk mendorong peningkatan kinerja ke depan.

Brigjen Pol Wibowo menyatakan harapannya agar capaian penerimaan PNBP pada tahun berjalan dapat lebih baik dibandingkan tahun sebelumnya, seiring dengan penguatan Polantas Menyapa dan dukungan program strategis lainnya, termasuk pembangunan gedung BPKB dan Satpas Prototype.

Harapan tersebut mencerminkan korelasi antara peningkatan kualitas pelayanan publik dengan optimalisasi penerimaan negara, sekaligus menegaskan bahwa profesionalisme pelayanan dan kinerja fiskal institusi berjalan dalam satu tarikan kebijakan yang saling menguatkan. (Korlantaspolri)

Berita Terkait