Close Menu
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Home»Nasional»Kapolri Ungkap Integrasi Layanan 110 dengan Command Center dan Smart City ke Komisi III DPRRI
Nasional

Kapolri Ungkap Integrasi Layanan 110 dengan Command Center dan Smart City ke Komisi III DPRRI

By January 26, 2026No Comments2 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Share
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link

JAKARTA– Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Kapolri, menyampaikan strategi penguatan layanan darurat polisi 110 yang kini menyatu dengan command center serta ekosistem smart city.

Paparan ini disampaikan dalam rapat kerja dengan Komisi III DPR RI di Gedung Parlemen, Senayan, Jakarta, pada Senin siang (26/1).

Menurut Kapolri, transformasi ini menjadikan layanan 110 sebagai pilar utama Polri dalam era digital terpusat, selaras dengan standar respons darurat Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

“Kami perkuat simpul pelayanan inti, terutama 110, yang sudah patuh standar PBB. Didukung command center, monitoring center, dan integrasi smart city sebagai pusat kendali terintegrasi,” tegas Kapolri di depan para legislator.

Ia menekankan komitmen ketat soal waktu respons: panggilan harus terjawab dalam maksimal 10 detik. Jika terlewat, sistem otomatis eskalasi ke level lebih tinggi dari polsek, polres, Polda, hingga Mabes Polri.

“Tujuannya sederhana: tak ada laporan masyarakat yang terabaikan,” tambahnya.

Kapolri juga soroti standar kecepatan patroli ke TKP, yakni tiba dalam 10 menit, mengikuti benchmark PBB untuk quick response.

Layanan ini kini terhubung lintas sektor, termasuk pemadam kebakaran, RSUD, ojek online, hingga hotline DPR RI, untuk penanganan cepat dan sinergis.Lebih lanjut, Kapolri tekankan peran command center 110 sebagai pusat komando, komunikasi, dan informasi publik.

Ini selaras dengan pilot smart city berbasis road safety policing di Bandung, Yogyakarta, Solo, Bali, dan Medan dengan rencana ekspansi ke kota lain.

Ia juga umumkan kebangkitan unit Pamapta via SK Kapolri 21 September 2025. Pamapta tangani mulai penerimaan laporan, respons awal TKP, perkara ringan, hingga pengaturan operasional harian.

Semua didukung aplikasi Sistem Operasi Terpadu (SOT) untuk pemantauan real-time.”Digitalisasi SOT izinkan kami lacak posisi dan aktivitas personel di lapangan secara langsung.

Hasilnya, pelayanan masyarakat lebih terukur dan akuntabel,” pungkas Kapolri. (*)

Ditlantas Polda Sulsel
Share. Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram

Related Posts

Antrean BBM Mengular, Polresta Gowa Turunkan Sabhara dan Satlantas

September 11, 2026

Polantas KARIB Jadi Sarana Edukasi Keselamatan Lalu Lintas bagi Pelajar

September 10, 2026

KOLOM: Panic Buying atau Panic Trust? Di Balik Narasi Antrian BBM di Sulsel!

September 10, 2026
LANTAS INFO
Facebook X (Twitter) Instagram YouTube TikTok Telegram
© 2026 LANTAS INFO RhynaldKing.

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.