MAKASSAR– PT Global Oil Indonesia (GOI), perusahaan transportir milik pasangan suami istri Aw dan Fa dianggap bebas melenggang, diduga menyalurkan BBM solar subsidi secara ilegal ke Sulawesi Tengah, Rabu (17/12/2024).
Seorang warga yang bermukim dekat Tugu Batas Provinsi Sulsel/Sulteng melaporkan bahwa ia melihat kendaraan milik perusahaan tersebut melintas dengan muatan solar.
“Warga yang menyaksikan kejadian tersebut melaporkan adanya dua truk tanki, satu dengan nomor plat H 8507 LG bermuatan 16.000 liter mengarah ke Sulsel, sementara yang lainnya, dengan nomor plat B 8912 BFU bermuatan 5.000 liter, menuju Sulawesi Tengah,” ujar warga yang tidak disebutkan namanya.
Dugaan kuat menyebutkan bahwa BBM tersebut akan disalurkan ke berbagai perusahaan yang telah melakukan pemesanan sebelumnya kepada PT GOI.
Aktivitas mencurigakan ini sudah berlangsung selama beberapa bulan terakhir, dengan mobil-mobil PT GOI sering terlihat melintas di perbatasan provinsi.
“Material BBM berasal dari Makassar dan disalurkan ke Sulawesi Tengah melalui jalur darat,” ungkap sumber media yang tidak disebutkan namanya.
Hal ini menimbulkan kekhawatiran lapisan masyarakat akan praktik ilegal yang bisa merugikan masyarakat dan negara.
Menanggapi dugaan permainan culas BBM Solar subsidi dari pengepul yang beroperasi di sejumlah SPBU tertentu di Makassar dan beberapa wilayah kabupaten di Sulsel, sejumlah aktivis yang kerap suarakan penyelewengan BBM Solar Subsidi, angkat suara.
Koordinator Aliansi Aktivis Mahasiswa Bersatu, Sugyanto berharap, pihak kepolisian dapat segera menindaklanjuti laporan ini untuk memastikan bahwa hukum ditegakkan dan praktik penyaluran BBM ilegal bisa dihentikan.
“Kita tentunya menghendaki aparat penegak hukum (APH) dan instansi terkait segera mengambil langkah tegas untuk menangani kasus ini. Upaya bersama dari semua pihak diperlukan untuk memerangi penyalahgunaan BBM solar subsidi dan menjaga ketersediaan BBM yang tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan,” tegas aktivis yang sudah melakukan aksi protes dengan unjuk rasa di sejumlah SPBU akibat penyelewengan BBM Solar subsidi.
Sementara pemilik perusahaan PT. GOI, AW maupun FA yang berupaya dihubungi sulit ditemui. (*)
