MAKASSAR– Ditlantas Polda Sulawesi Selatan, menyebut selama 8 hari Operasi Ketupat, 13-20 Maret 2026, arus mudik berjalan lancar dan terjadi penurunan angka fatalitas lakalantas.
Data dari Polres jajaran Polda Sulsel menunjukkan tren positif secara keseluruhan, meski ada catatan serius yang patut diwaspadai.
Operasi Ketupat Pallawa 2026 bidang lalulintas ini, dilakukan pengawasan yang ketat dan perintah tegas dari Kapolda Sulsel, Irjen Pol. Djuhandhani Rahardjo Puro dan Dirlantas Polda Sulsel, Kombes Pol. Dr. Pria Budi SIK, MH.
“Ini bukti nyata bahwa pengawasan ketat dan kesadaran masyarakat mulai membuahkan hasil,” ujar Kombes Pol. Pria Budi, Minggu (22/3).
Dijelaskan, Jumlah kejadian lakalantas tahun ini mencapai 184 kasus, turun 1,08% dibanding 186 kasus di tahun 2025. Korban ringan (LR) sedikit berkurang 3,88% menjadi 248 orang dari 258 orang.
Pencapaian ini seperti “perisai tak terlihat” yang menyelamatkan ratusan nyawa dan miliaran rupiah selama libur Lebaran.
Puncak prestasi ada pada korban meninggal dunia (MD) yang halved menjadi hanya 11 orang dari 22 orang tahun lalu penurunan 50%!
“Ini merupakan hasil strategi preemtif yang masif,” tegas Kombes Pria Budi.
Sementara data yang dihimpun juga menyebut pada lakalantas korban luka berat melonjak 200% menjadi 12 orang dari 4 orang.
Tentunya, angka ini menjadi pengingat keras bahwa kelalaian kecil bisa berujung tragedi panjang, terlebih dalam situasi musim penghujan saat ini.
Atas perintah Dirlantas Polda Sulsel, para Kasatlantas diminta tingkatkan giat preemtif, preventif, dan kolaborasi dengan stakeholder dengan sosialisasi intensif, hingga pengawasan titik rawan.
“Kita tak boleh lengah, targetnya nol kecelakaan dan nol korban jiwa,” himbau Kombes Pria Budi, menekankan peran masyarakat untuk patuh aturan lalu lintas.
Operasi Ketupat Pallawa 2026 dapat menjadi inspirasi bahwa disiplin bersama bisa tekan angka kematian hingga separuh.
Memasuki arus balik Lebaran 2026 ini, Polda Sulsel lebih maksimal mengawal, namun keselamatan ada di tangan pemudik (Pengemudi) semua! (*)
