Close Menu
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Facebook X (Twitter) Instagram
Senin, September 21
  • Redaksi
  • Home
Facebook X (Twitter) LinkedIn VKontakte
LANTAS INFOLANTAS INFO
Banner
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
LANTAS INFO
  • Home
  • Nasional
  • Edukasi
  • Hukum
  • Mitra
  • Pelayanan
  • Peristiwa
  • Profile
  • Ragam
  • Video
Home»Ragam»Sosialisasikan Penghapusan Data Kendaraan, Kasatlantas Polres Pangkep: Data Terhapus, Kendaraan Jadi Bodong
Ragam

Sosialisasikan Penghapusan Data Kendaraan, Kasatlantas Polres Pangkep: Data Terhapus, Kendaraan Jadi Bodong

Lantas InfoBy Lantas InfoSeptember 7, 2022Tidak ada komentar2 Mins Read
Facebook Twitter WhatsApp Copy Link
Share
WhatsApp Facebook Twitter Copy Link

Kasat Lantas Polres Pangkep Gencar Sosialisasi Pengahapusan Data Kendaraan kepada Pengendara

PANGKEP– Kasat Lantas Polres Pangkep AKP Ida Ayu Made Ari Suastini,SH bersama Kaur Mintu IPDA Yushar dan personel Sat Lantas melakukan sosialisasi Pasal 74 Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2009 tentang Penghapusan Registrasi dan Identifikasi Kendaraan Bermotor (Regident Ranmor).

Pelaksanan sosialisasi kali ini dilakukan dengan membagikan selebaran terkait penghapusan Data kendaraan kepada pengendara roda Dua, Empat, Enam atau lebih, Rabu (7/9/2022).

Kasat Lantas Polres Pangkep AKP Ida Ayu Made Ari Suastini, SH   mengatakan bahwa, Penghapusan Data Kendaraan dilakukan apabila wajib pajak tidak bayar pajak selama 2 tahun berturut turut setelah masa aktif STNK 5 tahun serta wajib pajak tidak melakukan pengesahan atau bayar pajak.

“Jadi jika datanya sudah di hapus di Samsat maka status kendaraan tersebut menjadi status Bodong. Sehingga sudah tidak bisa lagi dipakai di jalanan,” jar Kasat.

“Sebelum datanya di hapus di Samsat, Wajib pajak terlebih dahulu di berikan peringatan (surat teguran) sebanyak 3 kali. Yakni pertama 3 bulan, namun jika tidak juga membayar di berikan lagi peringatan II selama waktu 1 bulan sejak peringatan I, tidak bayar lagi maka di berikan lagi Peringatan III selama waktu 1 bulan sejak peringatan ke II, jika tidak juga membayar maka petugas Samsat dalam hal ini Polri baru lakukan Pengapusan Data di Samsat,” terang Kasat. (*)

Ditlantas Polda Sulsel
Share. Facebook Twitter Email WhatsApp Telegram
Previous ArticleDibalik Aksi Penolakan Naiknya Harga BBM di Makassar, AKBP Zulanda SIK, MM, Bangun Komunikasi agar Akses Jalan tetap Dibuka
Next Article Samsat Barru Sosialisasikan Tunggakan Pajak & Penghapusan Data Kendaraan

Berita Lainnya

TAJUK: Menakar Makna “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri”

September 17, 2026

KOLOM: Panic Buying atau Panic Trust? Di Balik Narasi Antrian BBM di Sulsel!

September 10, 2026

500 Off Roader Ikuti Bhayangkara Off Road Merdeka Seri V Tahun 2026

Agustus 28, 2026
Berita Terbaru

Ditlantas Polda Sulsel Sasar Anak Panti & Warga Kurang Mampu Sambut Hari Jadi Lalulintas Bhayangkara ke-71

September 18, 2026

TAJUK: Menakar Makna “Polantas Presisi Mengabdi untuk Negeri”

September 17, 2026

Jelang HUT ke-71, Pataka Korlantas Dicuci

September 16, 2026

ETLE dan PNBP: Korlantas Perkuat Transparansi Tilang Elektronik

September 16, 2026
  • HUKUM

Operasi Dua Pekan, Satlantas Polrestabes Makassar Amankan 355 Motor; Busur dan Ketapelpun Disita

September 7, 2026

Jaga Kamtibmas, Polres Gowa Bakal Berantas Perjudian

September 4, 2026

Update Data Laka Lantas Kini Tampil di Papan Informasi Digital Ditlantas Sulsel, Keluar dari Zona Merah!

September 1, 2026

Kapolresta Gowa Bakal Tindak Tegas Pelaku Pembakaran Hutan

Agustus 26, 2026
Copyright © 2017. LANTAS INFO RhynaldKing.
  • Redaksi
  • Home

Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.